PADANG, iNews.id - Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumbar, Brigjen Pol Khasril Arifin bertemu dengan Ketua DPRD Sumbar Supardi. Dalam pertemuan itu, Khasril Arifin mengeluhkan kurangnya anggaran untuk pemberantasan narkoba.
"Untuk menangkap pengguna dan pengedar narkoba, masih kekurangan sarana dan prasarana sehingga upaya penangkapan terkesan kurang maksimal," kata Khasril, Kamis (1/4/2021).
Khasril mencontohkan, kurangnya kendaraan operasional petugas, terlebih sarana berupa kendaraan laut berupa kapal, karena kurir biasa menyelendupkan lewat laut.
Sedangkan untuk sosialisasi, pihaknya juga terkendala anggaran dan sarana, sejumlah pihak membantu, seperti pemasangan spanduk, baliho, dan lainnya.
"Ini salah satu dilema kita di BNNP," katanya.
Sementara Ketua DPRD Sumatera Barat, Supardi, mendukung kinerja BNNP dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba dan pihaknya akan membantu mengkoordinasikan dengan pemerintahan setempat.
"Berat tugas BNN saat ini. Kita akan mendukung kinerja BNN di Sumbar. Tentu sesuai dengan kewenangan kita," katanya.
Kemudian Asisten II Pemprov Sumbar Benny Warlis mengakui ada keterbatasan provinsi dalam membantu kinerja BNNP. Misalnya dengan pinjam pakai kendaraan dinas Pemprov Sumbar untuk operasional.
"Kami akan bantu sesuai ketentuan," katanya.
Editor : Nur Ichsan Yuniarto
Artikel Terkait