Material tanah dan batuan longsor menimbun area tempat usaha warga di kawasan Flyover Kelok Sembilan, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, Sabtu (7/11/2026). (Foto: iNews).

LIMAPULUH KOTA, iNews.id - Longsor terjadi di dua titik kawasan Flyover Kelok Sembilan, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat, sejak Jumat (6/11/2026) malam hingga Sabtu (7/11/2026) dini hari (7/11/2026). Material tanah dan batuan menimbun sejumlah area tempat usaha warga di sekitar lokasi kejadian.

Longsor pertama terjadi pukul 22.00 WIB di Jorong Ulu Aie, Nagari Sarilamak, Kecamatan Harau. Sekitar dua jam kemudian, longsor kembali terjadi di titik berbeda, tepatnya di jalan baru yang berada di bagian bawah kawasan flyover.

"Pas angin kencang, ada dentuman di belakang," kata Yonala, warga sekitar.

Peristiwa tersebut berdampak pada satu keluarga yang selama ini beraktivitas dan berdagang di kawasan jalan lama Kelok Sembilan. Berdasarkan pendataan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Limapuluh Kota, dampak longsor teridentifikasi di area tempat usaha keluarga tersebut.

"Terdampak satu keluarga atas nama Yon Henri," ujar Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Limapuluh Kota, Ririanto Eka Putra. 

Kawasan Kelok Sembilan merupakan jalur strategis yang menghubungkan Sumatera Barat dengan Provinsi Riau. Kondisi perbukitan di sepanjang jalur ini membuat pengguna jalan perlu meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan turun.

Masyarakat yang melintas di kawasan tersebut diimbau berhati-hati dan mewaspadai potensi longsor susulan.


Editor : Kurnia Illahi

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network