PADANG, iNews.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Padang, Sumatera Barat (Sumbar) akan fokus mengawasi Pasar Raya Padang di penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap II. Ini dilakukan karena pasar itu menjadi salah satu klaster penularan virus corona atau Covid-19 terbesar.
"Untuk Pasar Raya karena jumlah positif sudah mencapai 38 orang,” kata Wali Kota Padang Mahyeldi, Rabu (6/5/2020).
Mahyeldi menambahkan, nantinya pemkot akan melakukn tes swab kepada 1.100 pedagang di Pasar Raya Padang,
“Dengan dilakukan tes swab akan ketahuan siapa yang positif dan bisa dilakukan isolasi untuk memutus mata rantai penularan,” katanya.
Mahyeldi mengatakan, posko cek poin PSBB yang ada di pusat kota akan dipindahkan ke Pasar Raya dan pasar satelit untuk memperkuat pelaksanaan pengawasan PSBB.
Lebih lanjut Mahyeldi mengatakan, PSBB di Padang akan dilakukan hingga 29 Mei 2020. Pada PSBB tahap II juga akan diberlakukan sanksi minimal pembinaan dengan mengacu kepada Perda Ketertiban Umum.
Berdasarkan data yang dihimpun dari Dinas Kesehatan Kota Padang hingga 5 Mei 2020 terdapat 2.508 pelaku perjalanan dari daerah terjangkit, 226 orang tanpa gejala, 34 orang dalam pemantauan, 186 pasien dalam pengawasan, 131 positif, 13 meninggal, 37 negatif, 24 sembuh dan 18 menunggu hasil.
Editor : Nur Ichsan Yuniarto
Artikel Terkait