BUKITTINGGI, iNews.id - Remaja berinisial AP (14) yang dilaporkan hilang sejak akhir September 2026 ditemukan tewas di dasar Ngarai Sianok, kawasan Bukik Cangang, Kota Bukittinggi, Sumatera Barat. Jenazah ditemukan setelah warga melaporkan adanya aroma tak sedap dari sekitar toko vape di Jalan Panorama.
Petugas gabungan harus menuruni tebing menggunakan peralatan vertical rescue untuk mengevakuasi jenazah dari dasar ngarai. Proses ini melibatkan petugas pemadam kebakaran dan penyelamatan, PMI, polisi serta relawan.
Jenazah AP ditemukan dalam kondisi tidak utuh. Sejumlah bagian tubuh dan pakaian berada terpisah di sekitar lokasi. Setelah berhasil dievakuasi melalui jalur ngarai, jenazah dibawa ke RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi untuk proses lebih lanjut.
Penemuan tersebut bermula ketika warga mencium bau menyerupai jenazah di sekitar toko vape di Jalan Panorama. Ketua RT setempat, Yusrizal kemudian melaporkan penemuan itu ke kantor kelurahan, yang selanjutnya berkoordinasi dengan instansi terkait.
“Warga mencium bau yang tidak sedap seperti bau mayat, jadi saya laporkan ke kantor lurah. Setelah itu dikoordinasikan ke instansi yang terkait,” kata Yusrizal.
Lokasi penemuan jenazah berada di ngarai tepat di belakang toko vape yang sebelumnya dilaporkan mengalami pencurian. Rekaman kamera pengawas atau CCTV memperlihatkan tiga orang masuk ke toko melalui bagian loteng yang dibobol, kemudian mengambil sejumlah barang dari etalase.
Pemilik toko vape, Rusdi menyebut barang yang hilang antara lain mod, pod, cairan vape atau liquid serta uang tunai. Total kerugian barang diperkirakan mencapai Rp12 juta, ditambah uang tunai Rp1,2 juta.
Dalam rekaman CCTV, orang-orang tersebut terlihat keluar melalui pintu di lantai bawah toko. Meski demikian, polisi masih mendalami dugaan keterkaitan AP dengan pencurian tersebut dan belum menyimpulkan rangkaian peristiwa yang menyebabkan remaja itu tewas.
AP sebelumnya dilaporkan tidak pulang ke rumah sejak akhir September 2026. Menurut keterangan keluarga, remaja tersebut pergi setelah dimarahi. Keluarga sempat melakukan pencarian, tetapi keberadaannya tidak diketahui hingga jenazah ditemukan.
Kapolsek Kota Bukittinggi Mazwanda membenarkan, identitas korban telah dipastikan melalui pengenalan oleh pihak keluarga. Polisi masih menyelidiki hubungan antara hilangnya AP, pencurian toko vape, dan penemuan jenazah di dasar Ngarai Sianok.
Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait