1 Orang Korban Longsor Tambang Emas Ilegal di Solok Selatan Masih Dicari

Antara ยท Selasa, 11 Mei 2021 - 14:46:00 WIB
1 Orang Korban Longsor Tambang Emas Ilegal di Solok Selatan Masih Dicari
Lokasi tambang emas ilegal di Solok Selatan. Foto: Antara

PADANG, iNews.id  - Satu orang korban longsor tambang emas ilegal di  Solok Selatan, Sumatera Barat (Sumbar), masih dicari untuk dievakuasi. Pencarian korban menggunakan alat berat dan dibantu Basarnas, TNI-Polri serta warga setempat.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Solok Selatan, Sumatera Barat, Richi Amran, mengatakan, tim memutuskan melanjutkan pencarian setelah warga memberi informasi masih adanya satu korban yang terjebak di dalam tambang. Tim berupaya untuk menemukan dan mengevakuasi korban.

Richi turut memberi klarifikasi atas banyaknya informasi yang tidak akurat terkait peristiwa ini. Dia memastikan sekarang ini hanya satu orang yang masih hilang.

"Sebelumnya banyak beredar informasi korban yang tertimbun 60 orang ada juga 50 orang sampai kami melakukan evaluasi dan evakuasi serta wawancara dengan masyarakat di lokasi ternyata yang hilang tinggal satu orang yaitu Siman warga Sampu," kata Richi, di Padang Aro, Selasa (11/5/2021).

Dia menyebutkan, pada Senin (10/5/2021), pencarian korban menggunakan satu unit alat berat tidak bisa dilanjutkan karena pada sore harinya alat mengalami kerusakan. Pihaknya membutuhkan alat berat karena medan lokasi longsor ditutupi batu-batu besar.

"Hari ini kami carikan alatnya sebab kalau dilakukan dengan manual sangat mustahil sebab batu besar-besar menutup lokasi longsor," ujarnya.

Jumlah penambang emas ilegal yang berhasil dievakuasi sebanyak 16 orang,  tujuh diantaranya meninggal dunia dan sembilan lagi mengalami luka-luka. Tujuh korban meninggal yang sudah ditemukan yaitu Yasril warga Sungai Padi Kecamatan Sangir, Buyung warga Bidar Alam Yuniadi alamat Abai Sangir, dan Ijal warga Sungai Rambutan. 

Selanjutnya Siat warga Sungai Rambutan, Pam De warga Dharmasraya dan Catno warga Abai Sangir Kecamatan Sangir Batang Hari. Sedangkan yang luka-luka Epi dan Deri warga Padang Air Dingin Kecamatan Sangir Jujuan, Tomi warga Timbulun, Nova warga Bumi Ayu Kecamatan Sangir dan Sito warga Sungai Rambutan Kecamatan Sangir.

Editor : Erwin Sihombing