2 Jembatan Putus akibat Banjir di Sumbar, 200 KK Terisolasi

Agung Sulistyo ยท Minggu, 22 Desember 2019 - 10:55 WIB
2 Jembatan Putus akibat Banjir di Sumbar, 200 KK Terisolasi
Warga menunjukkan jembatan yang terputus akibat banjir yang menerjang Nagari Sigiran, Sumatera Barat. (Foto: iNews.id/Agung Sulistyo)

SARILAMAK, iNews.id – Hujan deras pada Sabtu (21/12/2019) menyebabkan tanah longsor dan banjir di sejumlah lokasi di Sumatera Barat. Banjir menyebabkan dua jembatan di Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumbar terputus.

Dampak paling parah diketahui terjadi di kawasan Nagari Sigiran. Dua jembatan runtuh dan tak bisa dilalui akibat banjir yang menerjang pada Sabtu kemarin.

Padahal jembatan itu merupakan akses utama para petani membawa hasil ladangnya. Akibatnya warga harus memutar lebih jauh untuk menuju ke tujuan.

“Jalan ini akses menuju ke Jorong Lakung. Sekarang jembatan sudah runtuh dan tak bisa dilalui dan menyebabkan warga tak bisa membawa hasil ladangnya,” ujar warga bernama Sadam.

Sementara itu tanah longsor juga terjadi di Nagari Sigiran tepatnya di kawasan Jorong Lakung. Longsor tersebut diketahui menutup jalan utama penghubung kawasan Jorong Lakung dan Jorong Boncah. Akibatnya ratusan kepala keluarga (KK) di Jorong Lakung terancam terisolir karena susahnya akses setelah longsoda dan banjir.

“Longsor ada tiga titik, ada yag kena masjid dan ada yang kena rumah. Saat warga coba membersihkan masjid tiba-tiba longsor menutup jalan. Ada 200 kepala keluarga yang terancam terisolir,” katanya.

Hingga saat ini warga masih waspada karena hujan terus turun. Bahkan warga menemukan beberapa titik potensi longsor baru akibat masih derasnya hujan yang mengguyur.


Editor : Rizal Bomantama