8 Pelajar Bukittinggi Terjebak Arus Sungai saat Lihat Bunga Bangkai

Wahyu Sikumbang ยท Minggu, 09 Januari 2022 - 06:03:00 WIB
8 Pelajar Bukittinggi Terjebak Arus Sungai saat Lihat Bunga Bangkai
Evakuasi 8 pelajar terjebak arus sungai, Minggu (9/1/2022). (Foto: iNews/Wahyu Sikumbang)

Sekitar pukul 19.30 WIB, Agung (16), salah seorang dari rombongan yang terjebak menghubungi Dinul Ajizah di kampung, untuk memberitahu mereka tidak bisa kembali ke kampung karena tidak bisa melintasi sungai yang arusnya membesar. Warga yang mendapat informasi sekitar pukul 20.00 WIB turun ke lokasi dan menemukan kedelapan korban sedang berada di kawasan sungai Patamuan.

Upaya evakuasi oleh warga melewati beberapa titik longsoran tebing yang menutupi jalan. Evakuasi dilanjutkan dengan menyusuri sisi tebing ngarai, namun, jalan menuju lokasi yang cukup licin dan terjal serta tidak memiliki peralatan yang cukup, membuat warga akhirnya menghubungi RW untuk meminta pertolongan evakuasi PMI.

Tim gabungan yang turun ke lokasi, sekitar pukul 23.30 WIB, berhasil menemukan korban bersama warga di sungai Patamuan Ngarai Sianok. Evakuasi berhasil dilakukan setelah 6 jam naik ke permukaan dengan menyusuri sisi tebing Ngarai Lumpuah Panorama Baru.

Wali Kota Bukittinggi, Erman Safar, yang ikut memantau proses evakuasi, menyebutkan, kedelapan korban berhasil dievakuasi pukul 02.30 WIB, Minggu (9/1/2022) dini hari.

"Seluruh korban yang merupakan pelajar, anak-anak warga setempat berhasil dievakuasi, seorang diantaranya atas nama Zaki, 15 tahun, kondisinya lemas dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) kota Bukittinggi untuk ditangani medis," kata Erman Safar.

Menurut Erman Safar, para korban dan warga sekitar kerap turun ke dasar ngarai untuk mandi-mandi atau sekedar tracking. Namun, baru kali ini ada warga yang terjebak arus sungai karena hujan yang cukup deras mengguyur kawasan Koto Tuo dan kawasan gunung Singgalang.

Editor : Nani Suherni

Bagikan Artikel: