Banjir di Agam Rendam Sejumlah Ruas Jalan, Arus Lalu Lintas Terganggu

Antara ยท Kamis, 19 November 2020 - 19:40:00 WIB
Banjir di Agam Rendam Sejumlah Ruas Jalan, Arus Lalu Lintas Terganggu
Sejumlah pengendara tampak memutar balik mengindari banjir yang merendam sejumlah ruas jalan utama di Kabupaten Agam, Sumbar. (Foto: Antara)

LUBUKBASUNG, iNews.id - Sejumlah titik jalan utama di Kecamatan Lubukbasung, Kabupaten Agam, Sumatera Barat dilanda banjir pascahujan lebat melanda daerah itu, Kamis (19/11/2020) sore.

Titik banjir itu berada di Jalan Sudirman atau depan Kantor Bupati Agam dan Polres Agam, Jalan Muhammad Hatta dan Jalan Gajah Mada dengan ketinggian sekitar 10-30 centimeter.

Dengan kondisi itu, kendaraan kesulitan melewati jalan tersebut terutama sepeda motor.

"Saya dan pengendara lainnya berhati-hati melewati genangan air, agar motor tidak mogok," kata salah seorang pengendara, Yanto (42) di Lubukbasung.

Dia mengatakan, banjir terjadi di sejumlah titik jalan utama pusat kota Kabupaten Agam itu akibat meluapnya air di tali bandar di sepanjang jalan itu, setelah curah hujan cukup tinggi melanda daerah tersebut semenjak pukul 15.00 WIB sampai 18.00 WIB.

Dia berharap Pemkab Agam memperbaiki drainase di daerah itu, sehingga bisa mencegah terjadinya banjir.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Agam, Muhammad Lutfi Ar mengaku telah mengerahkan Satgas dalam mengalihkan air yang tergenang untuk mengurangi banjir di tiga titik tersebut.

Selain itu anggota Pusdalops BPBD setempat sedang mendata titik banjir dan bencana alam lainnya di Agam.

"Saat ini hanya ruas jalan di Lubukbasung yang direndam banjir dan kerugian material tidak ada," katanya.

Dia menambahkan, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Agam memprogramkan untuk memperbesar drainase di tali bandar itu pada 2021, dalam mengatasi air tali bandar itu tidak meluapnya ke jalan.

Lutfi mengimbau warga yang memanfaatkan tali bandar sebagai lokasi ikan larangan agar mengawasi apabila curah hujan tinggi.

"Sampah yang tersangkut harus dibersihkan agar air tidak meluap saat hujan," katanya. 


Editor : Kastolani Marzuki