Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru, Pemkab Dharmasraya Masak 1 Ton Rendang

Antara · Rabu, 08 Desember 2021 - 16:54:00 WIB
Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru, Pemkab Dharmasraya Masak 1 Ton Rendang
Pemkab) Dharmasraya, Sumatera Barat (Sumbar) memasak satu ton rendang untuk korban erupsi Gunung Semeru di Lumajang, Jatim (Ilustrasi pembuatan daging rendang/Antara)

DHARMASRAYA, iNews.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dharmasraya, Sumatera Barat (Sumbar) memasak satu ton rendang. Hal ini dilakukan untuk meringankan beban korban bencana erupsi Gunung Semeru, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

"Bantuan dari pemerintah dan masyarakat Dharmasraya ini untuk saudara kita yang terkena musibah di Lumajang," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bagian Humas Sekretariat Dharmasraya, Iwan Zamrud, Rabu (8/12/2021).

Iwan menambahkan, memasak satu ton rendang ini bertajuk Dharmasraya Marandang Peduli Lumajang. Kegiatan ini dipusatkan di kawasan Sentra Industri Logam (IKM) Gunung Medan dengan melibatkan seluruh OPD, camat, dan pihak terkait lainnya.

"Rendang diperkirakan akan dikirim pada Kamis (9/12/2021) setelah proses memasak dan pengemasan selesai. Dia berharap kegiatan tersebut berjalan lancar," kata dia.

Iwan melanjutkan, bantuan yang diberikan itu mungkin tidak seberapa dibandingkan penderitaan masyarakat yang terdampak. Namun, semua adalah niat ikhlas sebagai bentuk solidaritas sesama warga Indonesia.

Pemerintah setempat juga mengajak semua pihak di Kabupaten Dharmasraya bersama-sama membantu meringankan beban warga yang terdampak guguran awan panas Gunung Semeru.

"Tentu dengan pemerintah telah bergerak hari ini diharapkan masyarakat juga ikut serta, baik itu secara individu, kelompok masyarakat, organisasi masyarakat dan kepemudaan," kata dia.

Sebelumnya, Gunung Semeru mengeluarkan awan panas yang berdampak pada daerah di sekitar gunung setinggi 3.676 meter dari permukaan laut (mdpl).

Ratusan warga terpaksa harus mengungsi ke berbagai tempat aman untuk menghindari awan panas di gunung api tertinggi di Pulau Jawa itu.

Berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Senin, 6 Desember 2021, pukul 20.15 WIB, guguran awan panas Gunung Semeru mengakibatkan kerusakan di sektor permukiman, pendidikan, maupun sarana dan prasarana.

Editor : Nur Ichsan Yuniarto

Follow Berita iNewsSumbar di Google News

Bagikan Artikel: