Bobol Kantor Pak Lurah, Trio Pencuri di Padang Ditangkap Polisi

Antara ยท Senin, 29 Juni 2020 - 09:21 WIB
Bobol Kantor Pak Lurah, Trio Pencuri di Padang Ditangkap Polisi
Tiga pelaku pencurian (Ilustrasi/iNews)

PADANG, iNews.id - Jajaran Polsek Pauh menangkap tiga pelaku pencurian. Ketiganya yakni Romario (20), Nofrizo (33) dan Yudi Anggere (25) ditangkap karena mencuri di Kantor Kelurahan Piai Tangah, Pauh, Padang, Sumatera Barat (Sumbar).

Kapolsek Pauh AKP Anton Luther mengatakan, pelaku ditangkap setelah polisi mendapat laporan. Dari laporan itu, polisi melakukan penyelidikan dan memeriksa hasil rekaman CCTV di kantor kelurahan.

"Berbekal keterangan saksi dan rekaman CCTV di kantor lurah, polisi mengantongi ciri-ciri pelaku dan melakukan penyelidikan. Usai melakukan penyelidikan, pelaku akhirnya ditangkap," kata Anton, Senin (29/6/2020).

Anton menambahkan, pelaku ditangkap pada Sabtu (27/6/2020) di tiga lokasi yang berbeda. Dari hasil pemeriksaan sementara diketahui, pencurian itu dilakukan pada 20 April 2020.

Awalnya, kata Anton, polisi menangkap pelaku Romario yang diduga sebagai pelaku utama, namun warga Kampung Duri Binuang Dalam, Pauh tersebut menghilang.

"Dua bulan berselang tepatnya pada akhir Juni 2020 polisi menerima informasi jika pelaku telah pulang dari persembunyian, dan langsung melakukan penangkapan," kata dia.

Berdasarkan pemeriksaan terhadap Romario, akhirnya polisi mengantongi dua nama lainnya yang terlibat dalam aksi pencurian tersebut.

Pelaku lainnya yakni Nofrizo ditangkap di rumahnya di Piai Tangah, Kelurahan Piai, Kecamatan Pauh. Kemudian Yudi Anggere (25) yang ditangkap di rumahnya di Kelurahan Binuang Kampuang Dalam, Kecamatan Pauh.

Selain menangkap pelaku, polisi menyita barang bukti berupa satu unit TV LCD, satu unit kipas angin, dan satu unit mesin cetak digital (printer).

"Tak hanya di Kantor Lurah Piai, mereka juga diduga telah mencuri di salah satu sekolah madrasah yang ada di Pauh," kata dia.

Sementara itu, salah satu pelaku mengakui jika uang hasil curian itu digunakan oleh pelaku untuk membeli narkotika.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang Tindak Pidana Pencurian dengan Pemberatan dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara.


Editor : Nur Ichsan Yuniarto