Cabut Baiat, Begini Pengakuan Warga Sumbar Jadi Anggota NII

Antara, Rus Akbar ยท Kamis, 12 Mei 2022 - 17:52:00 WIB
Cabut Baiat, Begini Pengakuan Warga Sumbar Jadi Anggota NII
518 anggota Negara Islam Indonesia (NII) di Sumbar, kembali melakukan cabut baiat untuk kembali ke NKRI (Rus Akbar/MNC Portal)

SARILAMAK, iNews.id – Sebanyak 1.175 anggota Negara Islam Indonesia (NII) di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) mencabut baiat dan mengucapkan ikrar sumpah setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Sebagian bekas anggota NII itu mengaku tidak tahu ikut dalam kelompok terlarang tersebut.

Anggota NII yang cabut baiat, Zal (47), warga Sungai Rumbai mengungkapkan, dirinya tercatat di NII karena ikut dalam pengajian tiga kali namun mengaku tidak mengetahui ada tujuan yang melanggar undang-undang.

"Kalau saya tahu tentu saya tidak ikut ini. Saya baru tahu ketika ada kejadian dan kehebohan ini. Saya ikut pengajian dengan anak dan istri," kata dia di sela-sela Cabut Baiat Massal dan Pengucapan Sumpah Setia Jilid III kepada NKRI" di Kantor Bupati Limapuluh Kota, Kamis (12/5/2022).

Dia mengatakan, selama pengajian tidak ada hal yang mencurigakan dan sama dengan pengajian-pengajian biasa karena awal tujuannya ikut pengajian untuk menambah ilmu agama. "Saat pengajian data saya diminta makanya ada nama saya," ujarnya.

Menurut Zal, keinginannya untuk mengikuti cabut baiat untuk menghilangkan datanya dari anggota NII Sumbar.

"Selama ikut belum ada yang menjurus ke yang tidak sesuai dengan ajaran agama. Pengajian biasa tentang Islam, agama, dan Al Quran. Dari yang diikuti juga belum ada yang membahas tentang kenegaraan," ungkapnya. 

Kapolda Sumbar Irjen Pol Teddy Minahasa Putra menegaskan, tenggat waktu yang telah diberikannya sampai dengan 20 Mei 2022 untuk pelaksanaan cabut baiat telah terlaksana seluruhnya.

"Jumlah yang diketahui dan dirilis Mabes Polri ada 1.125 orang, kemudian kita kembangkan menjadi 1.157 orang. Jadi ada tambahan 32 orang dan semuanya telah cabut baiat," katanya.

Pencabutan baiat kali pertama dilaksanakan di Kabupaten Dharmasraya untuk 391 orang, Kabupaten Tanah Datar 518 orang, dan di Kabupaten Limapuluh Kota tercatat 225 orang.

Editor : Kastolani Marzuki

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: