Diancam Dibunuh, Ini Pengakuan ART di Padang Curi Perhiasan Majikan Gegara Utang Pinjol

Budi Sunandar ยท Kamis, 02 Desember 2021 - 19:44:00 WIB
Diancam Dibunuh, Ini Pengakuan ART di Padang Curi Perhiasan Majikan Gegara Utang Pinjol
Ilustrasi pinjaman online. (Foto: Okezone)

PADANG, iNews.id - Seorang asisten rumah tangga (ART) berinisial EW hanya bisa tertunduk lesu saat ditangkap petugas Satreskrim Polres Kota Padang, Kamis (2/12/2021). 

EW ditangkap setelah ketahuan mencuri perhiasan emas majikannya senilai Rp22 juta di kawasan perumahan mewah Linggar Jati, Tabing, Kecamatan Koto Tangah. 

Kepada polisi, pelaku nekat mencuri karena terlilit utang pinjaman online (pinjol) sebesar Rp1,5 juta. Pelaku juga mengaku diancam dibunuh karena tidak bisa membayar utang.

Menurut EW, perhiasan milik majikannya senilai Rp22 juta itu kemudian digadaikan untuk membayar utang pinjaman online dan sisanya membeli pakaian, serta kebutuhan sekolah anaknya.

Kasat Reskrim Polresta Padang, Kompol Rico Fernanda mengatakan, sebelumnya pelaku meminjam uang secara online melalui aplikasi pinjol sebanyak Rp1,5 juta. Namun karena terlambat membayar, pelaku harus membayar bunga utangnya hingga Rp8 juta. 

“Pelaku juga diteror akan dibunuh jika tidak membayar utang pinjol tersebut,” ucap Kompol Rico.

Aksi pencurian itu terungkap setelah korban curiga dengan pelaku yang tiba-tiba minta berhenti bekerja dengan alasan ingin mudik ke kampung.

“Korban ini curiga karena tidak lama setelah perhiasannya hilang, korban tiba-tiba minta berhenti kerja,” katanya.

Setelah didesak, kata dia, pelaku akhirnya mengaku perbuatannya. Korban kemudian melaporkan kejadian itu ke polisi.

“Dari laporan itu dan keterangan saksi, akhirnya kita tangkap pelaku. Dari pengakuannya, pelaku EW ini nekat mencuri perhiasan majikannya lantaran tak kuat diteror oleh penagih utang pinjaman online,” katanya.

Akibat perbuatannya, EW kini mendekam di sel Mapolresta Padang. Pelaku akan dijerat dengan Pasal 363 dengan ancaman hukuman penjara maksimal selama tujuh tahun.

Editor : Kastolani Marzuki

Bagikan Artikel: