Driver Taksi Online di Pasaman Selundupkan 6 Karung Ganja karena Sepi Order

Wahyu Sikumbang ยท Rabu, 14 Oktober 2020 - 02:30:00 WIB
Driver Taksi Online di Pasaman Selundupkan 6 Karung Ganja karena Sepi Order
Petugas Satreskoba Polres Pasaman mengamankan ratusan paket ganja kering yang diselundupkan driver taksi online. (Foto: iNews/Wahyu Sikumbang)

PASAMAN, iNews.idDriver taksi online, Muhammad Ismail alias Is (44) ditangkap polisi lantaran nekat menyelundupkan enam karung goni berisi 100 paket ganja kering di Jalan Rao, Pasaman, Sumatera Barat, Selasa (13/10/2020). Ratusan paket ganja itu ditemukan dari dalam mobil Suzuki Karimun nopol BA 1676 CQ yang dikemudikan tersangka.

Rencananya, ratusan paket ganja siap edar itu akan diseludupkan ke Kota Bukittinggi.

Kapolres Pasaman, AKBP Dedi Nur Andriansyah mengatakan, penangkapan berawal saat tim Satresnarkoba melakukan penyelidikan di jalur perbatasan yang dikenal rawan penyeludupan narkoba jenis ganja.

“Kita lakukan razia di jalur perbatasan karena jalur itu yang dilintasi para pengedar atau penjual narkoba. Penangkapan ini sendiri tidak lepas dari bantuan dari masyarakat dalam memberikan informasi maupun mendukung kami menjadi saksi maupun membantu anggota kami di lapangan dalam mengamankan tersangka dan barang bukti,” katanya.

Menurut kapolres, tersangka diiming-imingi upah oleh orang yang menyuruhnya sebesar Rp40 juta untuk menjemput ganja ke Mandailing Natal (Madina) Sumatera Utara.

“Kami telah mengantongi identitas penyuruh. Masih dalam pengembangan,” ucapnya.

Kepada petugas, tersangka Is, warga Jalan Adi Negoro Birugo, Kota Bukittinggi mengaku membawa 100 paket ganja yang dibungkus lakban warga coklat dari Kabupaten Mandailing Natal untuk dibawa ke Kota Bukittinggi.

“Dari itu bang (Madina) mau dibawa ke Bukittinggi. (Paket ganja) ini bukan punya saya, punya orang saya kurir,” ucapnya.

Is juga mengaku baru sekali menjadi kurir narkoba. “Coba-coba, karena mobil yang biasa saya pakai untuk angkutan sewa daring sedang sepi orderan,” katanya.

Saat ini, tersangka dan barang bukti diamankan di Mapolres Pasaman. Tersangka terancam hukuman 20 tahun penjara.


Editor : Kastolani Marzuki