Ini Alasan Pasien Corona Anak di Payakumbuh Akan Sering Dipantau

Antara ยท Senin, 25 Mei 2020 - 17:40 WIB
Ini Alasan Pasien Corona Anak di Payakumbuh Akan Sering Dipantau
Ilustrasi virus corona (Antara)

PAYAKUMBUH, iNews.id - Pasien positif corona atau Covid-19 anak akan lebih sering dipantau dan dikunjungi daripada pasien dewasa. Penanganan anak-anak dengan orang dewasa hampir sama, perbedaannya hanya pemberian vitamin dan kunjungan dari puskesmas.

Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Payakumbuh, Sumatera Barat (Sumbar) Bakhrizal mengatakan, dua dari 19 kasus positif corona di wilayahnya merupakan pasien anak yaitu AQ (6) dan SC (8).

“Untuk pasien anak-anak harus mendapatkan asupan vitamin dibandingkan pola makan yang sama dengan orang dewasa,” kata Bakhrizal, Senin (25/5/2020).

Bakhrizal menambahkan, jika pihak keluarga keuangannya sanggup membeli vitamin sendiri malah bagus.

“Tapi kalau tidak sanggup kita akan bantu. Tidak ada yang akan dipersulit saat ini, fleksibel saja," katanya.

Menurut dia, untuk anak-anak yang positif Covid-19 akan dilakukan isolasi mandiri selama tidak ada penyakit bawaan yang dapat mengancam si anak.

"Kalau di rumah sakit yang kita takutkan anak-anak kita itu stres. Sebaiknya memang isolasi mandiri," sebutnya.

Karena diberlakukan isolasi mandiri, lanjut dia, pihak petugas puskesmas akan lebih sering mengunjungi atau mengawasi pasien anak-anak. Hal ini untuk melihat perkembangan si anak dan tingkat stres anak.

"Ditambah lagi anak-anak sering bermain, sekarang mereka kan tidak boleh keluar. Jadi akan lebih sering dikunjungi, bagaimana perkembangannya, apakah sering menangis yang akan membuat si anak stres," katanya.

Terkait pola pengawasan dari keluarga, kata dia, semua cara perawatan sudah diterangkan kepada pihak keluarga ketika pertama kali didatangi.

"Mulai dari pola makan dan vitamin-vitamin yang akan diberikan ke anak semuanya sudah diberi tahu kepada keluarga," katanya.


Editor : Nur Ichsan Yuniarto