Jarah Dagangan saat Kebakaran Pasar Aur, 2 Pemuda Ditangkap Polisi
BUKITTINGGI, iNews.id – Di tengah kepanikan pedagang saat kebakaran Pasar Grosir Aur Kuning, Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar) pada Jumat 17 November 2017 dini hari lalu, dua pemuda malah nekat menjarah barang dagangan. Aksi keduanya ternyata diketahui adan akhirnya ditangkap bersama barang-barang hasil jarahan.
Polisi menangkap Adi, warga Simpang Tembok, Kota Bukittinggi dan Idris, warga Ngarai Sianok, Kabupaten Aam. Kedua pelaku nyaris diamuk massa yang menangkap basah mereka beraksi di tengah keramaian. Keduanya menjarah belasan lusin pakaian yang sudah dimasukkan dalam karung oleh para korban kebakaran saat kebakaran.
Wakil Kepala Kepolisian (Wakapolres) Bukittinggi Kompol Albert Zai menyebutkan, selain mengamankan kedua pelaku, polisi juga mengamankan angkutan kota jurusan Terminal bus Simpang Aur – Pasar Ateh. Angkot bernomor polisi BA 1693 ZU itu biasa digunakan pelaku Adi sehari-hari mengangkut penumpang. Di dalamnya dipenuhi dengan barang-barang hasil curian.
Ratusan Toko di Pasar Grosir Aur Kuning Bukittinggi Ludes Terbakar
Wakil Wali Kota Bukittinggi Menangis Melihat Kebakaran Pasar Meluas
Setelah pengembangan pada Sabtu pagi, petugas kembali menemukan dan menyita barang bukti belasan kodi pakaian baru yang disimpan di rumah tersangka Adi. Menurut Albert Zai, para pelaku ditangkap saat ada pedagang dan petugas yang curiga dengan gelagat pelaku saat berpura-pura membantu pedagang mengevakuasi barang dari dalam toko ke luar lokasi yang terbakar.
“Kebetulan TKP sangat ramai dengan masyarakat yang mengangkut barang dan juga petugas pemadam kebakaran yang memadamkan api. Saat itu, tersangka mengambil kesempatan mencuri barang-barang korban kebakaran dengan memasukkan ke karung dan membawa kabur,” papar Kompol Albert Zai.
Sementara hingga Sabtu siang, sejumlah pedagang masih mengevakuasi barang-barang dagangan dibantu warga dan petugas. Untuk mengantisipasi pencurian dan penjarahan, masyarakat dan pedagang diminta waspada terhadap pelaku kejahatan yang memanfaatkan situasi seperti pascakebakaran ini.
Pasar grosir Aur Kuning terbakar sekitar pukul 04.15 WIB, Jumat dini hari, 17 November 2017. Saat kejadian, para pedagang berupaya menyelamatkan barang dagangan dari pertokoan yang belum terkena api. Barang-barang yang berhasil diselamatkan ditumpuk di area Terminal Aur Kuning dan sepanjang bagian bawah flyover yang tak jauh di samping terminal.
Kebakaran Pasar Grosir Aur Kuning Bukittinggi mengakibatkan kerugian mencapai Rp85 miliar. Api yang membakar pertokoan di tiga lantai di tahap satu dan tahap dua menghanguskan hampir 1.000 toko dan lapak milik pedagang. Hingga tadi, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan polisi.
Editor: Maria Christina