get app
inews
Aa Text
Read Next : Pilar Jembatan KA di Sungai Pedes Brebes Tergerus Arus, Perjalanan Kereta Terganggu

Jembatan Roboh Makan Korban, Pemotor Jatuh Bersama 2 Anaknya di Padang Pariaman

Kamis, 30 April 2026 - 07:08:00 WIB
Jembatan Roboh Makan Korban, Pemotor Jatuh Bersama 2 Anaknya di Padang Pariaman
Jembatan Sikabu di Korong Kayu Gadang, Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman, Sumbar roboh. (Foto: iNews).

PADANG PARIAMAN, iNews.id - Pengendara sepeda motor bersama dua anaknya terjatuh dari Jembatan Sikabu di Korong Kayu Gadang, Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, Rabu (29/4/2026). Dalam peristiwa tersebut, seluruh korban selamat, namun satu anak perempuan mengalami patah tulang pada bagian lengan.

Menurut keterangan warga, insiden ini menambah daftar kecelakaan di jembatan tersebut. Sejak jembatan runtuh sekitar tiga setengah tahun lalu akibat derasnya arus sungai, tercatat sudah empat kendaraan yang terjatuh ke dalam sungai.

Kondisi Jembatan Sikabu saat ini tidak dapat dilalui oleh kendaraan maupun pejalan kaki karena badan jembatan yang roboh. Akses yang terputus membuat masyarakat harus menempuh jalur memutar dengan jarak yang jauh lebih panjang.

Peristiwa terbaru terjadi pada pekan lalu, ketika sepeda motor yang dikendarai bersama dua anak terperosok ke sungai. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun anak bernama Sazia (9) mengalami patah lengan.

Sekretaris Nagari Lubuk Alung, Landi Effendi ketika dikonfirmasi membenarkan bahwa sudah empat kendaraan jatuh dari jembatan tersebut sejak kerusakan terjadi. Ia berharap pemerintah segera melakukan perbaikan agar tidak ada lagi korban.

"Korban terakhir ada 3 orang, yaitu 1 ayah dan dua anak. Harapan kami jembatan ini segera dibangun kembali karena ini akses yang sangat vital bagi masyarakat," ujar Landi di lokasi.

Jembatan Sikabu merupakan akses penghubung utama bagi masyarakat setempat, terutama untuk menuju pasar dan pusat pemerintahan kecamatan yang berjarak sekitar tiga kilometer. Akibat kerusakan jembatan, warga kini harus menempuh perjalanan memutar hingga sekitar 15 kilometer.

Editor: Kurnia Illahi

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut