Kabur Diteriaki Korban, Jambret di Padang Patah Kaki Usai Ditabrak Mobil

Antara ยท Sabtu, 01 Agustus 2020 - 15:19 WIB
Kabur Diteriaki Korban, Jambret di Padang Patah Kaki Usai Ditabrak Mobil
Ilustrasi penjambretan (Foto: Ist)

PADANG, iNews.id - Sudah jatuh tertimpa tangga, ungkapan ini mungkin cocok untuk Maheru (40) pelaku jambret di Padang, Sumatera Barat (Sumbar). Dia harus ditangkap polisi dengan kondisi kaki patah.

"Maheru ini pelaku penjambretan yang kakinya patah usai menabrak mobil," kata Kasat Reskrim Polresta Padang Kompol Rico Fernanda, Sabtu (1/8/2020).

Rico menambahkan, insiden penjambretan itu terjadi beberapa waktu yang lalu. Saat itu, korban bernama Desti Jensi (35) sedang melintas di Jalan Pemuda, Padang. Tiba-tiba saja, pelaku langsung menjambret tas korban.

"Korban langsung meneriaki jambret, sedangkan pelaku kabur dengan sepeda motor menuju arah Jalan Veteran," kata Rico.

Rico melanjutkan, sesampainya di Jalan Veteran, tepatnya di depan Kantor Menara Agung pelaku terlibat kecelakaan dengan mobil.

"Akibat kejadian itu, kaki kiri pelaku mengalami patah sehingga tak bisa kabur," kata dia.

Selang beberapa menit, kata dia, ada enam anggota Satuan Lalu Lintas Polresta Padang yang ikut mengejar pelaku tiba di lokasi kecelakaan. Petugas langsung mengamankan pelaku ke Kantor Polresta Padang dan mengamankan sepeda motor yang digunakan.

"Saat memeriksa jok kendaraan polisi juga menemukan pireks dan bong yang biasa digunakan untuk mengisap sabu-sabu," katanya.

Nantinya, kata Rico, pelaku akan diperiksa setelah menjalani operasi patah tulang.

"Untuk pelaku belum diperiksa, karena kami masih menunggu kondisi tubuhnya membaik. Mengingat kakinya mengalami patah," kata dia.

Atas perbuatan jambretnya, pelaku dijerat dengan Pasal 365 KUHP tentang Tidana Pencurian dengan Kekerasan dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara.


Editor : Nur Ichsan Yuniarto