Kebakaran Landa Rumah Warga di Padang, 1 Orang Tewas Terjebak Kobaran Api

Budi Sunandar ยท Minggu, 29 September 2019 - 02:02 WIB
Kebakaran Landa Rumah Warga di Padang, 1 Orang Tewas Terjebak Kobaran Api
Kebakaran rumah dua lantai di Kota Padang, Sumbar, yang menelan satu korban jiwa, Sabtu (28/9/2019). (Foto: iNews/Budi Sunandar)

PADANG, iNews.idKebakaran melanda sebuah rumah dua lantai di Jalan Parak Laweh, Kompleks Indo Villa D18, Kelurahan Parak Karakah, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, Sumatera Barat, Sabtu (28/9/2019). Dalam peristiwa ini, seorang pemilik rumah Arzul (74) tewas terperangkap kobaran api.

Pantauan iNews, kobaran api tampak menyala dari dalam ruang tamu. Api semakin cepat membesar setelah menyambar satu unit mobil yang terparkir di garasi.

Tak lama kemudian, pemadam kebakaran (Damkar) datang ke lokasi dengan mengerahkan tujuh armada. Sejumlah petugas langsung berjibaku selama kurang lebih satu jam untuk memadamkan api dan mencegahnya merembet ke bangunan rumah lainnya.


Kasi Damkar Kota Padang Basri mengatakan, awalnya mengerahkan dua armada, namun begitu melihat kobaran api membesar langsung menambah pasukan. Seusai pemadaman, petugas mendapat informasi jika ada satu korban yang diduga terjebak dalam rumah.

BACA JUGA: 150 Kios di Oksibil Papua Terbakar, Polisi: Ini Ulah Sekelompok Pemuda Mabuk

“Kami lakukan pendinginan dan memastikan tak ada api kemudian masuk ke dalam. Dan benar ada satu korban ditemukan di lantai dua yang diduga terjebak saat terjadi kebakaran,” ujarnya, Sabtu (28/9/2019).

Selanjutnya petugas mengevakuasi jenazah ke RSUP M Djamil menggunakan ambulans. Untuk kepentingan penyelidikan, jenazah akan diautopsi.

"Tugas kami sampai di pemadaman, persoalan ini selanjutnya kami serahkan kepada kepolisian untuk penyelidikannya," kata Basri.

Dugaan sementara, penyebab kebakaran akibat hubungan arus pendek listrik. Korban yang sudah berusia lanjut dan sedang tinggal seorang diri dalam rumah ditengarai tak dapat menyelamatkan diri. Kasus kebakaran ini sudah ditangani Polsek Lubeg.


Editor : Donald Karouw