Masuk ke Sumbar Lewat Jalan Tikus, 8 Mobil Asal Riau Ditangkap Polisi

Antara ยท Jumat, 29 Mei 2020 - 18:56 WIB
Masuk ke Sumbar Lewat Jalan Tikus, 8 Mobil Asal Riau Ditangkap Polisi
Polisi menjaga pos pemantauan PSBB untuk mencegah masyarakat mudik. (Foto: Antara)

SARILAMAK, iNews.id - Polres Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat (Sumbar) mengamankan delapan mobil dari Provinsi Riau. Delapan mobil itu ditangkap karena mencoba masuk ke Sumatera Barat melalui jalan tikus atau jalan kecil di pedusunan.

"Mereka berupaya melewati pos batas dengan memutar jalur Lipat Kain melalui Jalan Desa Baluang, Kecamatan XIII Koto Kampar, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau," kata Kapolres Limapuluh Kota AKBP Sri Wibowo di Sarilamak, Jumat (29/5/2020).

Sri menambahkan, delapan mobil yang diamankan dengan tujuan berbagai daerah di Sumbar. Nantinya, pengemudi mobil itu akan ditilang. Kedelapan mobil itu yakni Daihatsu Terios dengan nomor polisi BM-1791-JB dan Daihatsu Luxio nomor polisi BM-1788-NJ. Keduanya dengan tujuan Pasaman.

Kemudian, Daihatsu Luxio nomor polisi BM-1508-RO tujuan Pasaman Barat, Kijang Innova nomor polisi BM-1020-JC tujuan Kota Padang, dan Isuzu Panther nomor polisi BA-1690-QB tujuan Kota Padang.

Selanjutnya, Kijang Innova nomor polisi BA-1776-FZ tujuan Malalo, Isuzu Panther nomor polisi BA-1684-IB tujuan Kota Padang, dan Kijang Innova nomor polisi BA-1257-IC tujuan Kota Padang.

"Tindakan ini kami ambil karena sudah melaksanakan sosialisasi dan berusaha tetap humanis dengan membelokkan mereka kembali. Namun, karena mereka masih berupaya menerobos, kami akan laksanakan penindakan hukum, yaitu proses tilang," kata Sri.

Sri melanjutkan, Polres Limapuluh Kota akan terus bersiaga untuk mengawal jalur-jalur tikus. Hal ini untuk mencegah kendaraan yang berasal dari Provinsi Riau masuk ke Sumbar.

"Jalur-jalur tikus yang dimungkinkan masih dilewati oleh angkutan orang, termasuk travel, terus kami antisipasi dengan memperketat penjagaan," katanya.

Sementara itu, penumpang tujuan Pasaman Barat Ermi mengaku telah melengkapi seluruh dokumen untuk bisa memasuki Sumbar.

"Saya berangkat ke Pekanbaru beberapa waktu lalu karena orang tua saya meninggal. Ketika mau pulang, saya sudah mengurus seluruh surat yang dibutuhkan untuk masuk ke Sumbar," katanya.

Ia tidak mengetahui kalau angkutan yang membawanya tersebut akan melewati jalan tikus.

"Saya mempunyai surat, jadi tidak ada yang saya takutkan kalau harus melewati pos pemeriksaan. Makanya, saya terkejut ketika dibawa melewati jalan tikus," katanya.


Editor : Nur Ichsan Yuniarto