Mulai Besok Warga Sumbar Bisa Rasakan Fenomena Hari tanpa Bayangan

Antara · Minggu, 20 September 2020 - 06:15:00 WIB
Mulai Besok Warga Sumbar Bisa Rasakan Fenomena Hari tanpa Bayangan
Fenomena hari tanpa bayangan. (Foto: Antara).

PADANG, iNews.id - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Padang Panjang menyebut kulminasi utama matahari atau hari tanpa bayangan akan dirasakan warga di sejumlah wilayah Sumatera Barat (Sumbar). Fenomena ini terjadi mulai 21 - 27 September.

Kasi Data dan Informasi BMKG Padang Panjang, Mamuri mengatakan, kulminasi utama merupakan fenomena ketika matahari tepat berada di posisi paling tinggi dengan deklinasi dengan lintang pengamat.

"Bayangan benda yang tegak seakan terlihat menghilang. Makanya banyak yang menyebut hari tanpa bayangan," kata Mamuri saat dikonfirmasi di Kota Padang, Sumbar, Minggu (20/9/2020) pagi.

Fenomena hari tanpa bayangan tersebut hanya terjadi dua kali dalam setahun dan waktunya pun tidak jauh saat matahari berada di khatulistiwa. Hal ini bisa terjadi karena Indonesia berada di sekitar ekuator.

"Hari tanpa bayangan biasanya terjadi pada tengah hari, di saat itu matahari tepat berada 90 derajat di atas benda atau badan kita," ujar dia.

Fenomena hari tanpa bayangan tersebut diperkirakan akan terjadi pada 21 - 27 September 2020. Namun waktu tiap-tiap daerah berbeda-beda, mulai dari hari sampai jamnya.

Seperti di wilayah Simpang Empat pada 12.13 WIB dan Lubuk Sikaping pada pukul 12.12 WIB, pada Senin (21/9/2020). Kemudian pada Selasa (22/9/2020) terjadi di Bukittinggi dan Lubuk Basung.

Pada 23 hingga 25 September 2020 diperkirakan akan terjadi di Pariaman, Parit Malintang, Padang, Arosuka, Painan, Solok, Payakumbuh, Sarilamak, Padang Panjang, Batu Sangkar, Sungai Dareh, Muaro Sijunjung, dan Sawahlunto.

"Selanjutnya pada 26 hingga 27 September 2020 fenomena hari tanpa bayangan juga terjadi di Tua Pejat dan Padang Aro," kata dia.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal

Bagikan Artikel: