Pelayanan Adminduk Gratis, Wali Kota Padang Ingatkan Warga Tak Pakai Calo

hermawan H ยท Selasa, 04 Agustus 2020 - 21:00 WIB
Pelayanan Adminduk Gratis, Wali Kota Padang Ingatkan Warga Tak Pakai Calo
Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah dan jajaran SKPD Pemkot Padang (Foto : Humas Padang).

PADANG, iNews.id – Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah menekankan kepada masyarakat agar dalam pengurusan dokumen administrasi kependudukan (adminduk) tidak menggunakan jasa calo. Hal itu agar tidak menimbulkan biaya karena pengurusan adminduk tidak dipungut biaya apapun, alias gratis.

“Jangan menggunakan jasa calo dalam pengurusan dokumen adminduk. Sebab, pemerintah memberikan pelayanan gratis kepada masyarakat tanpa biaya apapun,” kata Mahyeldi saat membuka kegiatan sosialisasi administrasi kependudukan di Kecamatan Pauh, Selasa (4/08/2020).

Mahyeldi mengatakan, administrasi kependudukan dan pencatatan sipil (dukcapil) merupakan salah satu urusan wajib pemerintah. Dengan adanya dokumen dukcapil masyarakat baru bisa mendapat akses pelayanan lainnya yang diberikan pemerintah.

“Dengan memiliki dokumen dukcapil, masyarakat baru bisa mendapatkan pelayanan lainnya. Seperti pendidikan, kesehatan, BPJS dan bantuan tunai serta perizinan dan sebagainya,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Padang Muji Susilawati menyebut, kegiatan sosialisasi ini untuk menyampaikan informasi tentang tata cara pengurusan dokumen adminduk. Baik secara daring (online) ataupun tatap muka.

“Kita menyampaikan informasi ke masyarakat tentang tata cara pengurusan dokumen adminduk, baik online maupun tatap muka,” katanya.

Muji menjelaskan, melalui sosialisasi tersebut diharapkan meningkatkan kesadaran masyarakat. Termasuk dalam pengurusan agar tidak memakai jasa calo, karena pelayanan diberikan dengan gratis. Menyusul berlakunya Tanda Tangan Elektronik (TTE), maka legalisasi tidak diperlukan lagi.

“Dengan peraturan terbaru tersebut, dokumen kependudukan di luar e-KTP dan KIA (Kartu Identitas Anak) tidak lagi menggunakan blangko khusus. Cukup dengan kertas HVS 80 gram warna putih dengan TTE,” katanya.

Camat Pauh Jasman membuat inovasi  dengan meluncurkan basis data kecamatan yang berbasis digital dengan data yang lebih rinci.

“Alhamdulillah, kami melakukan inovasi untuk data warga lebih detail dengan pemanfaatan digital, sehingga hal ini juga menjadi basis kontrol sekaligus memudahkan pelayanan di kecamatan,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Disdukcapil Kota Padang sekaligus menyerahkan 109 keping e-KTP untuk Kelurahan Lambung Bukik dan 175 keping untuk Kelurahan Limau Manih Selatan. e-KTP tersebut diserahkan kepada warga yang mengurus dokumen dan telah memegang surat keterangan (suket).


Editor : Tomi Wahyudi