Pengedar Sabu di Agam Sumbar Transaksi sambil Bawa Istri dan 2 Anaknya

Wahyu Sikumbang ยท Senin, 29 Juli 2019 - 10:40:00 WIB
Pengedar Sabu di Agam Sumbar Transaksi sambil Bawa Istri dan 2 Anaknya
Polisi menangkap pengedar narkoba di Agam di depan istri dan kedua anaknya. (Foto: iNews/Wahyu Sikumbang).

AGAM, iNews.id - Seorang pengedar narkoba jenis sabu di Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar) ditangkap polisi saat menggelar transaksi di pinggir jalan. Pelaku nekat membawa istri dan dua anaknya saat menjalankan bisnis haram tersebut.

Penangkapan pelaku pada Minggu (28/7/2019) malam berlangsung dramatis. Tangis anak-anak pelaku pun pecah karena tak menyangka polisi menangkap bapaknya itu.

Saat ada penggerebekan polisi, pengedar Romi (25) dan pembeli Teguh (27) sempat berusaha melarikan diri dan membuang barang bukti. Namun petugas akhirnya dapat meringkus mereka di Jalan Medan Indah, Kecamatan Ampek Angkek.

"Tersangka Teguh diduga membeli sabu dari Romi untuk dijual kembali ke pelanggannya," kata Kasatres Narkoba Polres Bukittinggi, AKP Pradipta Putra Pratama, kepada wartawan di Kabupaten Agam, Sumbar, Senin (29/7/2019).

Kedua tersangka jaringan berikut barang bukti dibawa ke Polres Bukittinggi untuk penyelidikan lebih lanjut. Polisi sementara mengategorikan kedua pelaku sebagai pengedar. Sabu tersebut juga diperkirakan akan diedarkan di Kota Bukittinggi.

Dalam penangkapan tersebut, tersangka Romi membawa istri dan dua anaknya yang masih balita. Tujuannya untuk mengelabui petugas, seolah-olah sedang bersama keluarga. Namun dia tak bisa mengelak saat polisi mendapati sabu di dompetnya.

"Saat digeledah di dalam kantong celana Romi, polisi menemukan dompet wanita berisi empat paket sabu dan uang Rp350 ribu yang diakuinya hasil penjualan sabu," katanya.

Polisi juga menggiring tersangka ke rumahnya. Di bawah lemari pakaian kamarnya, polisi menemukan tas kecil berisi satu paket kecil sabu, beberapa plastik pembungkus dan timbangan digital. Lalu di dalam lemari ditemukan alat isap sabu.

Editor : Andi Mohammad Ikhbal