Ratusan Warga Terjaring Operasi Yustisi di Padang, 1 Orang Reaktif Covid-19

Antara · Sabtu, 01 Mei 2021 - 10:21:00 WIB
Ratusan Warga Terjaring Operasi Yustisi di Padang, 1 Orang Reaktif Covid-19
Kapolresta Padang Kombes Pol Imran Amir, saat memberi arahan kepada para pelanggar protokol kesehatan yang terjaring operasi yustisi secara gabungan, Jumat (30/4) malam. Foto: Antara

PADANG, iNews.id - Masyarakat Padang, Sumbar, rupanya masih belum sadar pentingnya menjalankan protokol kesehatan (prokes) untuk mencegah penyebaran Covid-19. Hal ini terbukti dari 400 warga yang terjaring operasi yustisi, pada Jumat (30/4/2021) malam, dan seorang diantaranya dinyatakan reaktif Covid-19.

Kapolres Padang, Kombes Pol Imran Amir menyatakan, warga yang reaktif bakal dibawa ke RS Bhayangkara Polda Sumbar untuk menjalani perawatan dan karantina. Sedangkan sisanya menjalani proses lebih lanjut di Mapolres.

Meski pelanggar didominasi perorangan, tidak sedikit pelaku usaha yang turut diamankan. Sebab mereka nekat membuka usaha tanpa menjalankan prokes.

"Mereka adalah warga yang kedapatan tidak mengenakan masker ketika berkumpul-kumpul di luar rumah," kata Imran Amir, di Padang, Sabtu (1/5/2021).

Imran mengimbau masyarakat agar mematuhi prokes secara disiplin, terutama saat beraktivitas di luar. Sebab, Kota Padang sekarang ini berstatus zona oranye.

Sementara Kepala Bidang Penegak Peraturan Perundang-undangan Daerah (P3D) Satpol PP Padang Bambang Suprianto mengatakan para pelanggar akan diambil datanya.

Identitas mereka kemudian dimasukkan ke dalam aplikasi daring Sistem Informasi Pelanggar Perda (Sipelada), untuk melihat apakah 400 pelanggar itu baru pertama ditindak, atau sudah kedua kali.

Menurutnya, jika pelanggar telah ditindak dua kali maka akan terancam sanksi denda hingga pidana dengan ancaman kurungan selama dua hari atau denda maksimal Rp250 ribu, sesuai Perda Nomor 6 tahun 2020.

"Oleh karena itu kami ingatkan kepada pelanggar hari ini jangan sampai melakukan pelanggaran lagi, sanksi kurungan menanti," tegasnya.

operasi yustisi gabungan ini dilakukan oleh Polresta Padang bersama Satpol-PP Padang, Satpol-PP provinsi, Brimob Polda Sumbar, dan Bidokkes Polda Sumbar.

Editor : Erwin Sihombing