Resahkan Warga Bukittinggi, 9 Ular Piton Dilepas ke Alam Liar

Wahyu Sikumbang, Sindonews ยท Sabtu, 23 Mei 2020 - 12:19 WIB
Resahkan Warga Bukittinggi, 9 Ular Piton Dilepas ke Alam Liar
Ular Piton (Foto: iNews/Sigit Dzakwan)

BUKITTINGGI, iNews.id - Sembilan ular piton dilepaskan ke habitatnya. Ular-ular itu dilepaskan oleh relawan Bukittinggi Reptil Animal Community (B-Reptanic) asal Kota Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar).

Salah seorang relawan B-Reptanic Rescue, Cut Muchtar mengatakan, sembilan ular piton itu ditemukan warga saat berdiam di rumah di tengah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pandemi corona atau Covid-19.

Muchtar menambahkan, selama tinggal di rumah saat pandemi Covid-19, banyak warga menemukan ular. Ada yang masuk ke rumah maupun pekarangan.

“Warga yang menemukan ular melaporkan ke komunitas melalui nomor kontak yang telah dicantumkan di media sosial komunitas. Saat itu warga diminta untuk tidak membunuh ular karena relawan akan datang menangkap ular,” kata dia, Sabtu (22/5/2020)

Muchtar menambahkan, sebagian besar ular yang diselamatkan merupakan ular piton atau sanca batik dengan nama latin reticulatus sumatra. Ukuran ular ini mulai 2,5 meter hingga 4 meter.

“Sebelum dilepas, kondisi ular ini telah pulih dari cedera. Mereka nyaris mati karena akan dibunuh oleh warga yang menemukannya di rumah-rumah dan kandang ternak,” kata dia.

Muchtar melanjutkan, ular dimasukkan ke dalam karung dan tas kemudian dibawa ke alam liar jauh dari pemukiman di daerah Ngarai Sianok di Kabupaten Agam.

Menurut Muchtar, ular piton ini sengaja dilepaskan ke habitatnya untuk menjaga keseimbangan ekosistem. Ular ini dilepas di kawasan hutan ngarai.

Lokasi ini dipilih karena kawasan ngarai arah ke Sungai Tanang Kabupaten Agam ini terdapat banyak satwa liar yang menjadi santapan ular seperti biawak, kera, anjing liar dan satwa lain.

“Satwa pemangsa ular juga banyak sehingga cocok sebagai tempat perilisan,” katanya.


Editor : Nur Ichsan Yuniarto