Ribuan Bungkus Rokok Ilegal Ditimbun di Rumah Warga, Nilainya Rp3 Miliar

Antara ยท Sabtu, 13 Februari 2021 - 08:34:00 WIB
Ribuan Bungkus Rokok Ilegal Ditimbun di Rumah Warga, Nilainya Rp3 Miliar
Polres Payakumbuh dan Bea Cukai Teluk Bayur mengamankan ratusan kardus berisi ribuan bungkus rokok Luffman senilai Rp3 miliar. (Foto: Antara)

PAYAKUMBUH, iNews.id - Polres Payakumbuh, Sumatera Barat (Sumbar) menemukan 305 kardus yang berisi ribuan bungkus rokok Luffman di rumah warga. Rokok ilegal tanpa cukai itu ditaksir senilai Rp3 miliar.

"Dari 305 kardus tersebut berarti ada 152.500 bungkus rokok dengan jumlah 3.050.000 batang. Perkiraan nilai barangnya kurang lebih Rp3 miliar," kata Kasi Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai Teluk Bayur, Baskoro di Payakumbuh, Jumat (12/2/2021).

Menurutnya penemuan rokok ilegal tersebut menjadi pengungkapan terbesar di Sumbar saat ini. Pengungkapan terbesar sebelumnya yakni sekitar 200 kardus.

"Potensi kerugian negara dari rokok ilegal yang diamankan tersebut mencapai Rp1,7 miliar dari perhitungan penerimaan cukai," tuturnya.

Dia mengatakan, Bea Cukai Teluk Bayur dan Polres Payakumbuh masih menelusuri kepemilikan rokok asal mancanegara tersebut. Dari penelusuran diketahui rokok ilegal itu didatangkan dari luar negeri dan masuk Sumbar melalui Pekanbaru dan Jambi. 

"Sedangkan kedatangannya ke Indonesia berasal dari daerah pantai timur, karena ada pelabuhan-pelabuhan tikus yang dibawa melalui speedboat," ujarnya.

Untuk menyelidiki hal tersebut, polisi dan bea cukai telah menelusuri nomor telepon dan rekening bank pemilik rokok ilegal.

Sebelumnya, Polres Payakumbuh mengamankan 305 kardus rokok ilegal yang ditimbun di rumah warga di Jorong Sikabu Padang Panjang, Kenagarian Sikabu-kabu, Kecamatan Luak, Kabupaten Limapuluh Kota.

"Berdasarkan hasil penyelidikan Opsnal Sat Reskrim Polres Payakumbuh didapati informasi adanya rumah yang bertempat di Jorong Sikabu Padang Panjang yang dijadikan tempat penimbunan rokok ilegal," kata Kasat Reskrim Polres Payakumbuh, AKP M Rosidi.

Editor : Reza Yunanto