Ribuan Mahasiswa di Padang Demo ke Kantor DPRD Sumbar, Tolak RKUHP dan Revisi UU KPK

Budi Sunandar, Antara ยท Rabu, 25 September 2019 - 14:55 WIB
Ribuan Mahasiswa di Padang Demo ke Kantor DPRD Sumbar, Tolak RKUHP dan Revisi UU KPK
Ribuan mahasiswa berdemonstrasi di halaman kantor Gubernur Sumbar, di Padang, Selasa (24/9/2019). Mahasiswa kembali berdemonstrasi ke Gedung DPRD Sumbar, Rabu (25/9/2019). (ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra)

PADANG, iNews.id – Ribuan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Sumatera Barat (Sumbar), berdemonstrasi di Gedung DPRD Sumbar, Rabu (25/9/2019). Massa yang Selasa kemarin (24/9/2019) juga aksi ke Kantor Gubernur Sumbar kembali menegaskan penolakan terhadap pengesahan beberapa Rancangan Undang Undang oleh DPR.

Salah seorang mahasiswa, Muhammad Jalal saat orasi mengatakan, kedatangan mahasiswa ke DPRD Sumbar untuk menyampaikan 12 tuntutan mereka. Tuntutan tersebut di antaranya penolakan terhadap revisi UU KPK dan RKUHP.

“Kemarin kita menggelar aksi di Kantor Gubernur dan ingin menemui gubernur, tapi tidak ada. Apakah hari ini kita ditemui anggota DPRD Sumbar,” katanya.

Sebelumnya ribuan mahasiswa tersebut long march dari kampus mereka dan berkumpul di Simpang Presiden Khatib Sulaiman sekitar pukul 10.30 WIB. Mereka menunggu rekan-rekan dari kampus lain di lokasi tersebut, sebelum berdemonstrasi di DPRD Sumbar. Mahasiswa membawa sejumlah spanduk berisikan tuntutannya.

Wakil Ketua DPRD Sementara Irsyad Syafar yang menemui mahasiswa bersama beberapa anggota DPRD Sumbar mengatakan, akan menyampaikan tuntutan tersebut kepada DPR RI. “Kami akan perjuangkan aspirasi mahasiswa terkait penolakan tersebut,” katanya.

Unjuk rasa tersebut terus berjalan sejak pukul 10.30 WIB. Ribuan mahasiswa dari berbagai perguruan negeri memenuhi halaman Kantor DPRD Sumbar. Hingga Rabu siang, mahasiswa masih menjalankan aksinya yang dikawal sekitar 600 anggota polisi.

Selasa kemarin, ribuan mahasiswa juga menduduki Kantor Gubernur Sumbar di Jalan Sudirman Padang. Aksi ini sempat diwarnai kericuhan saat mahasiswa hendak memasuki Kantor Gubernur, Selasa petang. Aksi dorong-dorongan serta adu fisik terjadi di depan pintu masuk yang dikawal oleh ratusan aparat gabungan Polresta Padang dan Polda Sumbar.

Aparat kepolisian kemudian menyemprotkan water cannon untuk menghalau massa. Namun, tindakan polisi ini mendapat perlawanan dari mahasiswa. Dalam aksi ini, dua orang mahasiswa diamankan oleh aparat kepolisian. Ribuan mahasiswa akhirnya berhasil menduduki Kantor Gubernur Sumbar pada pukul 18.20 WIB.

Dalam aksi demo itu, mahasiswa se-Sumbar menyampaikan 12 tuntutan di antaranya menolak RUU KUHP. Selain itu, massa menuntut agar Pemerintah Provinsi Sumbar serius menangani kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang sudah menyengsarakan rakyat dan mendesak pemerintah serius menyejahterakan petani.

Mahasiswa juga menurunkan bendera di halaman Kantor Gubernur Sumbar sebelum meninggalkan lokasi demo. Mereka mengultimatum Gubernur Sumbar selama dua hari untuk menandatangani dan menyetujui petisi berisi 12 tuntutan itu.


Editor : Maria Christina