Tak Main-Main, Kapolda Sumbar Tindak Tegas Anggota yang Terlibat Politik Praktis

Antara ยท Selasa, 23 Juni 2020 - 19:25 WIB
Tak Main-Main, Kapolda Sumbar Tindak Tegas Anggota yang Terlibat Politik Praktis
Kapolda Sumbar Irjen Pol Toni serahkan bantuan 10 Ton beras untuk warga terdampak Covid-19 (Antara)

PADANG, iNews.id - Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat (Sumbar) tak main-main dengan anggotanya jika terlibat politik praktis di Pilkada Sumbar 2020. Nantinya, jika ketahuan anggota itu akan ditindak tegas.

"Kami akan berikan sanksi tegas jika menemukan ada anggota yang terlibat politik praktis," kata Kapolda Sumbar Inspektur Jenderal Polisi Toni Harmanto, Selasa (23/6/2020).

Toni menambahkan, hal ini sudah menjadi fokus Polri sejak Desember 2019 dan dia sudah menekankan kepada seluruh jajaran bersikap netral dalam Pilkada.

"Kami sudah berulang-ulang memberikan penegasan tentang sanksi yang akan mereka terima kalau mereka juga ikut dalam politik praktis," katanya.

Menurut dia, hal-hal tentang netralitas polisi dalam setiap aktivitas politik sudah diatur dalam Peraturan Kepala Kepolisian Indonesia serta sanksi disiplin sampai kode etik, tergantung derajat kesalahan.

Toni melanjutkan, Pilkada 2020 di Sumatera Barat harus aman dan kondusif dan dirinya berharap seluruh masyarakat ikut menjaga keamanan, ketertiban masyarakat.

“Dalam waktu dekat akan dilaksanakan deklarasi Pemilu damai bersama seluruh pihak yang terlibat mulai dari peserta, partai politik, penyelenggara dan lainnnya,” kata dia.

Dia berharap seluruh proses pemilihan ini dengan jujur dan adil kemudian lebih menjaga persatuan dan kesatuan di Sumbar.

Menurut dia pelaksanaan deklarasi ini sempat tertunda akibat Covid-19.

"Deklarasi Pemilu dami sudah kita atur sebetulnya jauh-jauh hari waktu itu, cuma karena ada Covid-19 ditunda dan memang kami sudah punya rencana untuk itu," kata dia.


Editor : Nur Ichsan Yuniarto