Tangani Pasien Covid-19, Pemkab Solok Selatan Tambah 2 Ventilator di RSUD

Antara ยท Minggu, 21 Juni 2020 - 10:32 WIB
Tangani Pasien Covid-19, Pemkab Solok Selatan Tambah 2 Ventilator di RSUD
Ilustrasi ventilator (dok iNews.id)

SOLOK SELATAN, iNews.id - Pemerintah Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat menambah peralatan medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD). Penambahan peralatan untuk memperkuat penanganan pasien Covid-19.

"Untuk menyiapkan RSUD menghadapi Covid-19 dilakukan pengadaan dua unit ventilator, dua unit ambulans, satu unit biosafety cabinet, serta kelengkapan lainnya," kata Ketua Gugus Tugas Covid-19 Solok Selatan Abdul Rahman, Minggu (21/6/2020).

Dia menjelaskan, berbagai peralatan tersebut disiapkan untuk mendukung kesiapan RSUD dalam menghadapi kondisi pandemi Covid-19 yang belum berakhir.

Semua peralatan RSUD Solok dalam menghadapi pandemi harus disiapkan sebaik mungkin karena sampai sekarang masih terjadi ribuan kasus baru setiap harinya di Indonesia.

Salah satu aspek yang harus disiapkan, katanya, yaitu logistik rumah sakit berupa alat-alat medis, alat pelindung diri, ruang isolasi, maupun obat-obatan.

"Keberadaan logistik sangat penting sebagai penunjang utama bagi para tenaga kesehatan di rumah sakit dalam bekerja dan kami terus berupaya melengkapinya," katanya.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Solok Selatan Novirman mengatakan, alat ventilator tersebut sedang dilakukan uji coba pemakaian, serta pelatihan oleh instruktur terlatih.

Dia menambahkan, sesuai arahan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan juga Kementerian Kesehatan, fasilitas kesehatan seperti RSUD harus menyiapkan ventilator dan alat medis lainnya untuk membantu pernapasan pasien yang terinfeksi virus corona.

Selanjutnya, untuk biosavety cabinet, merupakan alat laboratorium yang dapat dimanfaatkan untuk melakukan pemeriksaan tes usap (swab).

Dia mengatakan, untuk pengadaan dua unit ventilator total menghabiskan Rp900 juta, dua unit ambulans Rp960 juta, serta satu unit biosafety cabinet Rp185 juta.

"Kami juga sedang menyiapkan pemasangan gardu listrik baru di RSUD sebesar 630 KVA serta tambah daya listrik dengan total anggaran Rp940 juta," katanya.

Semua dana untuk pembenahan kali ini berasal dari anggaran Belanja Tak Terduga (BTT) BPBD yang diambilkan dari pengalihan anggaran APBD guna penanganan Covid-19.


Editor : Reza Yunanto