Korban gempa Pasaman Barat bertahan di pengungsian (dok. Kemenag)
Antara

PASAMAN BARAT, iNews.id - Korban gempa bumi di Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar) masih bertahan di pengungsian. Mereka bertahan di tempat pengungsian di Simpang Timbo Abu, Nagari Kajai, Kecamatan Talamau.

"Masih ada sekitar 500 warga yang bertahan di pengungsian karena rumah mereka rusak akibat gempa," kata Anggota Badan Musyawarah Simpang Timbo Abu Jul, Selasa (5/2/2022).

Dia menambahkan, para warga khawatir gempa susulan datang lagi. 

"Saat ini sebenarnya persoalan mental kembali ke rumah. Tentu pemahaman ini harus diberikan secara perlahan-lahan," katanya.

Sementara itu, warga yang masih bertahan di pengungsian, Sina (55) mengatakan, dia belum bisa kembali ke rumah karena rumah belum diperbaiki.

"Rumah belum diperbaiki. Untuk sementara biarlah di tenda dahulu," katanya.

"Mudah-mudahan secepatnya rumah yang rusak diperbaiki dan ada yang membantu hunian sementara atau hunian tetap," harapnya.

Selama tinggal di pengungsian, Sina memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan bantuan dari berbagai pihak.

Menurut data pemerintah, gempa yang terjadi pada 25 Februari 2022 menyebabkan 13 orang meninggal dunia serta mengakibatkan 4.038 rumah rusak di Pasaman Barat.


Editor : Nur Ichsan Yuniarto

BERITA TERKAIT