Suasana pengungsi korban banjir di Nagari Salareh Aia, Kabupaten Agam, Sumbar. (Foto: Ist)

Kerusakan akibat Banjir Sumbar 2025 dinilai masif. Tercatat 121 jembatan mengalami kerusakan, puluhan kilometer jalan terputus, serta fasilitas pendidikan, kesehatan, tempat ibadah, pertanian, dan infrastruktur publik lain terdampak. Masa tanggap darurat berlangsung hingga 8 Desember 2025.

“Sekarang bukan waktunya saling menyalahkan. Saatnya kita bersatu membantu masyarakat. Sinergi ini harus dijaga agar proses pemulihan dan rehabilitasi berjalan cepat,” ucapnya.

Pemerintah menargetkan normalisasi akses dan percepatan distribusi bantuan sebagai langkah awal pemulihan.

Mahyeldi juga mengajak masyarakat yang tidak terdampak untuk ikut membantu.

“Kita berharap masyarakat yang tidak terdampak ikut bergotong-royong membantu saudara kita yang sedang tertimpa musibah. Dengan kebersamaan, insyaallah kita bisa pulih lebih cepat,” katanya.


Editor : Donald Karouw

Sebelumnya
Halaman :
1 2

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network