Ilustrasi hubungan seks terlarang. (Foto: Istimewa)

Sementara itu, Profesor klinis kebidanan dan ginekologi dan ilmu reproduksi di Yale University Medical School Mary Jane Minkin mengatakan perempuan terlambat memasuki menopause kemungkinan lebih banyak estrogen untuk menjaga kenyamanan vagina.

"Sayangnya saya melihat banyak wanita pascamenopause tidak dapat berhubungan seks karena kekeringan dan nyeri vagina," kata Minkin.

Pakar OB-GYN di Winnie Palmer Hospital for Women and Babies di Orlando, Florida Christine Greves menambahkan, rupanya hubungan seks yang relatif sering selama periode perimenopause dan menopause juga dapat membantu mengurangi rasa sakit. Hal ini dapat membantu menjaga elastisitas vagina.

Dia pun menyimpulkan, jika berhubungan seks secara teratur tentu tidak ada salahnya.


Editor : Nani Suherni

Sebelumnya
Halaman :
1 2

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network