PASAMAN, iNews.id – Tragis menimpa Saudah (67), wanita paruh baya warga Lubuak Aro, Nagari Padang Mentinggi, Kecamatan Rao, Kabupaten Pasaman. Nenek malang ini menjadi korban penganiayaan brutal oleh orang tak dikenal (OTK) hingga nyaris kehilangan nyawa di pinggir sungai pada malam hari.
Peristiwa memilukan ini memicu kecaman luas setelah foto-foto kondisi korban yang bersimbah darah viral di media sosial.
Kejadian bermula saat korban mendatangi kawasan Batang Air Sibinail sendirian pada malam hari dengan hanya berbekal senter sebagai penerangan. Menurut penuturan anak korban, Iswadi Lubis, ibunya tiba-tiba diserang secara membabi buta.
"Ibu dilempar batu oleh pelaku hingga mengenai wajah dan langsung terjatuh. Setelah itu, pelaku kembali memukulnya berkali-kali secara sadis. Setelah dikira meninggal, ibu diduga dibuang ke semak-semak," ujar Iswadi dengan nada terpukul, Senin (5/1/2026).
Ajaibnya, meski dalam kondisi luka parah, Saudah berhasil sadar dan merangkak pulang ke rumah untuk meminta pertolongan. Keluarga yang terkejut langsung melarikannya ke Puskesmas Rao sebelum akhirnya dirujuk ke rumah sakit yang lebih besar.
Saat ini, Nenek Saudah tengah menjalani perawatan intensif di RSUD Tuanku Imam Bonjol Lubuk Sikaping. Berdasarkan pemeriksaan medis, korban mengalami luka robek yang cukup dalam di bagian kepala dan wajah. Selain itu, memar hebat di area mata akibat hantaman benda tumpul/batu. Korban juga trauma psikologis yang mendalam akibat serangan mendadak tersebut.
Menanggapi laporan keluarga, Satreskrim Polres Pasaman bergerak cepat melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi.
Kasat Reskrim Polres Pasaman, AKP Fion Joni Hayes, menegaskan bahwa pihaknya telah mendapatkan titik terang mengenai siapa dalang di balik aksi keji ini.
Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait