Gunung Marapi saat mengalami erupsi dengan menyemburkan kolom abu vulkanis. (Foto: PVMBG)

“Aktivitas letusan masih dapat terjadi sewaktu-waktu sebagai bentuk pelepasan dari akumulasi energi, dan aktivitas erupsi dapat terjadi semakin intensif bila pasokan fluida (magma dan gas) dari kedalaman kembali mengalami peningkatan yang signifikan,” katanya.

Data Pos Pengamatan Gunung Marapi di Bukittinggi, sejak 6-16 November 2024 saat status dinaikkan dari Waspada ke Siaga, telah terjadi letusan sebanyak 14 kali dan hembusan 174 kali.


Editor : Kastolani Marzuki

Sebelumnya
Halaman :
1 2

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network