Menurutnya, Gunung Marapi masih status Waspada dengan rekomendasi diharapkan kepada masyarakat untuk tidak memasuki radius 3 Km dari pusat aktivitas atau kawah Verbeek. Kemudian jika terjadi hujan abu diharapkan masyarakat selalu menggunakan masker, kacamata dan penutup kepala.
Petugas Pos Pengamatan Gunung Marapi hingga kini masih terus melakukan pemantauan intensif. Pemeriksaan data seismik dan pemantauan visual terus dilakukan terhadap gunung yang berada di wilayah Kabupaten Agam dan Tanah Datar tersebut.
Seismograf mencatat getaran letusan Gunung Marapi meletus dengan amplitudo maksimum 27,5 milimeter dan durasi sekitar 28 detik. Gunung Marapi yang memiliki ketinggian 2.891 meter di atas permukaan laut itu masih berstatus Level II Waspada.
Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait