Selain meninjau penanganan korban tewas, Wakapolda Brigjen Edi juga menyerahkan 5 jenazah yang sudah dievakuasi dan diidentifikasi kepada keluarganya.
Sebelumnya, tim SAR gabungan selama tiga hari terus mencari keberadaan 18 pendaki yang terjebak saat Gunung Marapi meletus. Belasan pendaki itu diduga masuk lewat Jalur Palano, Kabupaten Agam. Jumlah pendaki yang berada di Gunung Marapi saat terjadinya erupsi sebanyak 75 orang. Dari jumlah itu, 49 orang sudah dievakuasi dalam kondisi selamat dan meninggal dunia.
Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait