AGAM, iNews.id – Bencana longsor kembali menerjang Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Akibat kejadian itu, jalur utama yang menghubungkan Kota Bukittinggi menuju Lubuk Basung, terputus total, Selasa (6/1/2026).
Material tanah longsor yang menimbun sejumlah titik di ruas jalan tersebut membuat kendaraan roda dua maupun roda empat belum bisa melintas.
Untuk mempercepat pembukaan akses jalan, alat berat dari Detasemen Zeni Tempur (Denzipur) 2 Prasada Sakti Payakumbuh bersama prajurit TNI telah diterjunkan ke lokasi bencana.
Berdasarkan pantauan di lapangan, setidaknya terdapat empat titik longsor parah yang menutup badan jalan. Salah satu titik terparah berada di kawasan Panorama Bukit Indah, Kecamatan Ampek Koto, dan di Kampung Si Manciah, Jorong Gantiang, Nagari Sungai Landia.
Di Kampung Si Manciah, material longsor tidak hanya menutupi jalan, tetapi juga menghantam rumah warga di seberang Mushola Al Mubarak.
Petugas gabungan terus bekerja maksimal melakukan pembersihan material tanah dan bebatuan. Targetnya, akses jalan utama ini dapat kembali dibuka secara fungsional pada Selasa siang ini.
"Jalan di sini (Sungai Landia) sudah mulai bersih, tapi yang di bawah sana, di Panorama Bukit Indah, masih ada longsor besar yang sedang dikerjakan pembersihannya," ujar Afrizon, salah seorang warga setempat.
Mengingat jalur utama yang masih tertutup, petugas mengimbau para pengendara dari arah Bukittinggi menuju Maninjau atau Lubuk Basung untuk menggunakan jalur alternatif guna menghindari antrean panjang.
Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait