Menteri Agama dan sivitas akademika UIN Jakarta saat Aksi Peduli Sumatra yang berhasil menghimpun donasi Rp2,8 miliar. (foto: Ist)

“Kita bukan hanya memikirkan sekarang. Pemulihan generasi mereka bisa memerlukan 30 tahun. Karena itu, Menteri Agama harus secara rasional memberi perhatian khusus. Jika tidak, anak-anak di sana bisa kehilangan masa depan,” ucapnya.

Terkait kerusakan fisik, Menag menegaskan pemulihan rumah ibadah merupakan mandat Kementerian Agama. Langkah perbaikan akan dilakukan secara terencana dan berkelanjutan.

“Kementerian Agama berkewajiban menyelesaikan persoalan bangunan fisik yang rusak. Itu tugas kita,” ujar Menag.

Menag menutup dengan penekanan pentingnya solidaritas sosial sebagai fondasi bangsa dalam menghadapi bencana.
Ia mengingatkan bahwa empati tidak menunggu seseorang dalam kondisi berlebih.

“Sekecil apa pun bantuan kita, sangat berarti. Ujian ini bukan hanya bagi mereka yang terkena musibah, tapi juga bagi kita yang tidak terdampak. Mampukah kita berempati?” ujar Menag.

Menurutnya, bencana menjadi ujian bersama bagi seluruh elemen bangsa. Korban diuji kesabarannya, sementara masyarakat luas diuji kepedulian dan kemauannya untuk berbagi.


Editor : Donald Karouw

Sebelumnya
Halaman :
1 2

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network