Rekaman video amatir memperlihatkan warga mengerumuni seorang pria yang berhasil ditangkap. Terduga pelaku berinisial UJ selanjutnya dibawa ke Polresta Bukittinggi untuk menjalani pemeriksaan.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Bukittinggi, AKP Wiko Satria Afdal menduga aksi itu melibatkan empat orang, yakni satu orang menggunakan sepeda motor dan tiga lainnya menggunakan mobil.
"Tiba-tiba empat pria tidak dikenal datang menggunakan kendaraan, satu menggunakan sepeda motor dan tiga menggunakan mobil. Saat korban hendak menutup toko, mereka datang dan langsung mengancam korban," ujar AKP Wiko.
Dia menjelaskan, Laili berhasil menyelamatkan uang yang dibawanya sehingga para terduga pelaku gagal mengambil uang tersebut. Polisi masih melakukan penyelidikan dan pengembangan untuk mengungkap keterlibatan pihak lain.
Sementara itu, Andika mengalami luka di sejumlah bagian tubuh, termasuk kaki, akibat insiden tersebut. Setelah mendapatkan penanganan awal di Puskesmas Pakan Kamih, Andika dirujuk ke RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi.
Andika mengaku bertindak spontan ketika melihat ibunya terancam oleh pelaku yang membawa senjata api. "Mungkin kami sudah ditunggu sebelumnya untuk menyeberang. Tiba-tiba datang orang bermotor berdua mengacungkan senjata api. Karena mereka mengacungkan senjata api dan saya refleks ingin melindungi orang tua, saya langsung mengejar pelaku," kata Andika.
Hingga kini, polisi masih mendalami kasus perampokan bersenjata api tersebut dan memburu pihak lain yang diduga terlibat. Uang sekitar Rp90 juta milik Laili berhasil diselamatkan dan satu terduga pelaku telah diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait