Sementara di kawasan Sitinjau Lauik, pembangunan flyover masih berlangsung. Untuk menjaga kapasitas jalan tetap memadai, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat melakukan rekayasa teknis.
Penyesuaian dilakukan dengan menggeser barrier ke arah drainase, sehingga ruang kendaraan tetap optimal selama arus mudik. Langkah ini diharapkan mampu mengurangi potensi kemacetan.
Untuk mengantisipasi gangguan di lapangan, Kementerian PU juga menyiagakan 40 unit alat berat. Peralatan ini akan digunakan untuk menangani potensi longsor, pohon tumbang, maupun kondisi darurat lainnya.
Dengan berbagai langkah tersebut, pemerintah memastikan jalur Padang–Bukittinggi siap mendukung kelancaran mudik Lebaran 2026, sehingga perjalanan masyarakat di Sumatera Barat tetap aman dan nyaman.
Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait