Jalur utama Lembah Anai pada ruas Sicincin-Padang Panjang akan dibuka 24 jam selama arus mudik dan balik Lebaran 2026. (Foto: iNews)

PADANG, iNews.id – Kabar baik bagi para pemudik yang akan melintasi wilayah Sumatera Barat. Jalur utama Lembah Anai pada ruas Sicincin-Padang Panjang dipastikan akan dibuka selama 24 jam nonstop untuk kendaraan roda empat selama masa arus mudik dan balik Lebaran 2026.

Kepastian ini disampaikan oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat setelah melihat progres percepatan perbaikan di KM 64 yang sempat hancur akibat terjangan banjir bandang pada November 2025 lalu. 

Pembukaan jalur nasional ini dijadwalkan mulai berlaku sejak H-10 hingga H+10 Idul Fitri. Kebijakan ini lebih cepat dari target awal yang direncanakan pada H-7 Lebaran. Meski dibuka penuh, pengaturan lalu lintas tetap akan berada di bawah kendali pihak Kepolisian dan Dinas Perhubungan setempat. 

"Kami mempercepat progres pekerjaan sehingga target pembukaan bisa dimajukan. Jalur ini sangat vital bagi konektivitas mudik di Sumatera Barat," ujar Kepala BPJN Sumbar, Elsa Putra Friandi, Senin (9/3/2026). 

Saat ini, petugas di lapangan tengah fokus menuntaskan struktur penyangga jalan dengan metode bore pile. Pengerjaan ini dilakukan pada titik-titik krusial yang sempat terputus total. 

Secara keseluruhan, progres perbaikan jalan telah mencapai 44 persen, sementara untuk struktur penyangga bore pile sudah menyentuh angka 77 persen. Percepatan ini diharapkan dapat memberikan rasa nyaman bagi pemudik yang melintas. 

Mengingat kawasan Lembah Anai masih memiliki beberapa titik rawan longsor, BPJN tidak mau ambil risiko. Sebanyak tiga unit alat berat telah disiagakan di sekitar lokasi guna mengantisipasi jika terjadi material longsor yang jatuh ke badan jalan.


Editor : Kastolani Marzuki

Halaman Selanjutnya
Halaman :
1 2
BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network