Menurut dia, semua kebijakan untuk memulai dan menutup sekolah dimasa pandemi berada di kepala daerah masing-masing.
Dia mengatakan, saat ini di 19 kabupaten/kota yang ada di Sumbar tidak ada lagi yang masuk zona merah hanya kuning dan orange.
"Untuk masuk zona hijau rasanya tidak mungkin dan risiko Covid-19 di Sumbar termasuk sedang," kata dia.
Dia menyebutkan, tantangan terbesar pemerintah ke depannya adalah menangani Covid-19 yang belum tahu kapan berakhirnya.
Editor : Nur Ichsan Yuniarto
Artikel Terkait