2 Pencuri Ternak Bersenpi di Solok Selatan Ditangkap Polisi

Antara ยท Selasa, 30 Juni 2020 - 13:43 WIB
2 Pencuri Ternak Bersenpi di Solok Selatan Ditangkap Polisi
Ilustrasi penangkapan pencuri. (Foto: Okezone)

PADANG ARO, iNews.id - Anggota Reskrim Polres Solok Selatan menangkap dua anggota sindikat pencurian hewan ternak bersenjata api (senpi). Keduanya adalah Hasan Basri (32) dan Muhamad Firmansyah (19) warga Nagari Dusun Tangah, Kecamatan Sangir Batanghari, Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat (Sumbar).

"Pelaku merupakan kakak beradik. Keduanya ditangkap karena aksi mereka pernah tepergok warga pada Mei 2020," kata Kasat Reskrim Polres Solok Selatan Iptu M Arwi, Selasa (30/6/2020).

Arwi menambahkan, pelaku ditangkap berkat adanya laporan dari warga jika keduanya mencuri ternak dengan menggunakan senpi rakitan. Berbekal laporan itu, polisi melakukan penyelidikan. Hasilnya, polisi menangkap pelaku Hasan Basri.

Keduanya, kata Arwi, diidentifikasi dari sepeda motor yang digunakan untuk mencuri yang tertinggal di tempat kejadian peristiwa di Sungai Kunyit, Kecamatan Sangir Balai Janggo.

"Hasan ditangkap terlebih dahulu saat mengambil BLT, kemudian polisi menangkap pelaku Muhamad Firmansyah," kata dia.

Arwi melanjutkan, saat beraksi kedua dibantu oleh dua rekannya yang saat ini masuk daftar pencarian orang.

"Mereka berkasi dengan menggunakan senjata api rakitan laras panjang atau gobok," kata Arwi.

Sebelum beraksi, pelaku menacri sasarannya yakn sapi-sapi ternak milik warga yang dilepaskan di perkebunan sawit. Sapi tersebut terlebih dahulu ditembak.

"Kemudian disembelih di lokasi dan dagingnya dipotong-potong kemudian dimasukkan ke dalam karung untuk dijual," kata dia.

Para pelaku mengaku baru sekali menjual daging hasil mencuri satu ekor sapi, yakni pada Januari 2020 di Kecamatan Sangir Balai Janggo seharga Rp4,5 juta. Daging tersebut mereka jual ke Kabupaten Kerinci, Jambi, seharga Rp80.000 per kilogram.

"Aksi yang kedua sebanyak dua ekor sapi, tapi kepergok warga," kata Hasan.

Selain menangkap pelaku, polisi mengamankan barang bukti berupa dua sepeda motor, satu bilah pisau yang digunakan untuk memotong sapi dan satu senjata api rakitan laras panjang.


Editor : Nur Ichsan Yuniarto