Duh, Pedagang di Pasar Raya Solok Tak Mau Tes Swab

Antara · Rabu, 24 Juni 2020 - 09:37 WIB
Duh, Pedagang di Pasar Raya Solok Tak Mau Tes Swab
Ilustrasi pedagang di pasar melakukan tes swab (Antara)

SOLOK, iNews.id - Sejumlah pedagang dari Pasar Raya Solok, Sumatera Barat (Sumbar) menolak melakukan tes swab yang dilakukan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Kota Solok. Para pedagang beralasan jika sudah mematuhi protokol kesehatan.

Salah seorang pedagang Kota Solok, Hariati (35) mengatakan dirinya menolak mengikuti tes swab karena merasa sudah menjalankan protokol kesehatan. Dia mengaku tidak melakukan kontak dengan pelaku perjalanan dari daerah terjangkit (PPT).

"Saya belum siap tes. Selain itu, takut juga ikut swab tes karena kemungkinan ada pedagang yang positif di RSUD Banda Panduang,” jata Hariati, Rabu (24/6/2020).

Meski menolak, Hariati berharap adanya tes swab ini bisa mengurangi penularan Covid-19 di Kota Solok. Dia menegaskan bersedia ikut swab tes jika sudah siap.

Sementara itu, Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Solok, Syaiful mengatakan tes swab tersebut merupakan tindak lanjut pencegahan penularan virus corona di Pasar Raya Solok dan sekitarnya.

Dari rencana semula, tes swab akan dilakukan pada 200 sampai dengan 250 orang pedagang. Namun dalam pelaksanaannya, tim hanya mampu mengambil sebanyak sampel 71 pedagang.

Menurutnya, tidak terlaksananya tes usap sesuai yang direncanakan itu, disebabkan oleh kurang kooperatifnya pedagang yang ada.

"Banyak para pedagang itu menolak untuk melaksanakan tes usap, kecuali 71 orang yang bersedia tersebut," kata dia.


Editor : Nur Ichsan Yuniarto