get app
inews
Aa Text
Read Next : Longsor Kembali Terjang Agam, Jalur Bukittinggi ke Lubuk Basung Putus Total

6 Potongan Tubuh Korban Banjir Bandang Dimakamkan, Kapolda Sumbar Pimpin Salat Jenazah

Rabu, 07 Januari 2026 - 11:37:00 WIB
6 Potongan Tubuh Korban Banjir Bandang Dimakamkan, Kapolda Sumbar Pimpin Salat Jenazah
Kapolda Sumbar Irjen Pol Gatot Tri Suryanta memimpin salat jenazah enam potongan tubuh korban banjir bandang Agam sebelum dimakamkan. (Foto: iNews TV)

AGAM, iNews.id - Enam potongan tubuh korban banjir bandang dimakamkan oleh Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatra Barat (Sumbar) di tengah proses identifikasi yang masih terus berlangsung. Pemakaman enam potongan tubuh korban banjir bandang ini dilakukan pada Rabu (7/1/2026).

Keenam potongan tubuh korban banjir bandang ini ditemukan di wilayah Salareh Aia, Kecamatan Palembayan. Jenazah dimakamkan di kompleks Tempat Pemakaman Umum Pemkab Agam, Kampuang Baru, Sungai Jariang, Lubuk Basung.

Kapolda Sumbar Irjen Pol Gatot Tri Suryanta bertindak sebagai imam salat jenazah sekaligus memimpin langsung prosesi pemakaman enam potongan tubuh tersebut. Sebelum dimakamkan, enam potongan ini sempat disimpan di lemari pendingin bantuan Polda Riau yang berada di RSUD Lubuk Basung.

Tim forensik RSUD Lubuk Basung telah mengambil sampel DNA dari enam potongan tubuh korban banjir bandang Agam guna keperluan proses identifikasi lebih lanjut.

“Kemudian dari 16 saudara kita itu kemarin 4 sudah diambil keluarga karena sudah teridentifikasi. Hari ini juga yang 6 orang ini sudah teridentifikasi tinggal kita menunggu pembanding keluarganya,” ujar Irjen Gatot Tri Suryanta, Rabu (7/1/2026).

Bupati Agam Benni Warlis menyampaikan bahwa pemakaman dilakukan dengan tetap memperhatikan prosedur identifikasi korban bersama tim DVI Polri.

“Hari ini kita telah memakamkan saudara kita korban yang terakhir dari yang teridentifikasi dari rumah sakit bersama DVI Polri. Kita terima kasih kepada pak Kapolda dan jajaran. Artinya semua identifikasinya sudah ada, tinggal kita menunggu lagi, disesuaikan dengan keluarga-keluarganya nanti yang datang. Jadi tidak ada kehilangan jejak. Semua bisa kita telusuri,” kata Benni Warlis.

Dia menambahkan, Kabupaten Agam telah memasuki masa transisi dari tanggap darurat menuju pemulihan pascabencana.

“Kita mulai dari tanggal 6 kemarin sudah masuk masa transisi, pemulihan. Cuaca juga sudah membaik kita menyaksikan puing-puing yang ada, lalu masuk pada rehab rekon. Kita bereskan yang tersisa, pembuatan jembatan, perbaikan jalan, infrastruktur,” ujarnya.

Editor: Donald Karouw

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut