Antisipasi Penyebaran Covid-19 di Libur Panjang, Gubernur Sumbar: Warga Diimbau Tak Keluar Kota

hermawan H ยท Senin, 26 Oktober 2020 - 18:59:00 WIB
Antisipasi Penyebaran Covid-19 di Libur Panjang, Gubernur Sumbar: Warga Diimbau Tak Keluar Kota
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno (Foto : Humas Sumbar).

PADANG, iNews.id - Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Irwan Prayitno mewaspadai saat libur panjang yang jatuh pada Rabu (28/10/2020), hingga Jumat (30/10/2020) dengan mengeluarkan pengumuman nomor 360/225/Covid-19-SBR/X-2020 tentang Antisipasi Penyebaran Covid-19 pada Libur dan Cuti Bersama Tahun 2020. Pasalnya, libur panjang tersebut akan dimanfaatkan warga untuk berpergian ke luar kota.

"Saya imbau warga dalam situasi pandemi Covid-19 untuk tidak melakukan perjalanan ke luar kota untuk berlibur. Warga harus bisa menahan diri," kata Irwan Prayitno, Senin (26/10/2020).

Irwan berharap warga memanfaatkan libur panjang di akhir Oktober ini dengan berkumpul di rumah bersama keluarga atau melakukan yang kegiatan bermanfaat.

"Meski tidak ada larangan berlibur atau bepergian ke luar kota, karena pariwisata dibuka, lebih baik menghindari kerumunan," katanya. 

Irwan menjelaskan, apabila harus melakukan perjalanan ke luar daerah karena alasan yang tidak dapat dihindari, maka warga harus melakukan PCR test atau rapid test. Tes ini sesuai dengan aturan yang berlaku pada moda transportasi.

Setelah perjalanan dari luar daerah, warga diminta kembali melakukan PCR test atau rapid test untuk menentukan status terpapar Covid-19 atau tidak. Apabila hasil tes tersebut positif, warga harus segera melakukan isolasi mandiri atau karantina di fasilitas yang disiapkan pemerintah.

Selanjutnya, Irwan mengatakan, bagi masyarakat yang melaksanakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, cukup dilaksanakan di lingkungan masing-masing dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

"Bagi masyarakat yang mengadakan acara Maulid Nabi Muhammad SAW, diharapkan menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak," katanya.

Sementara itu, Asisten III Pemprov Sumbar  Nasir Ahmad mengatakan setiap daerah diharapkan untuk memperkuat sistem pengawasan untuk mencegah penyebaran virus corona. Kemudian mengintensifkan Satgas Covid-19 di lingkungannya masing-masing.

"Semua ini dilakukan untuk meminimalisasi penyebaran Covid-19 di daerah, di antaranya dengan meyakinkan pengunjung untuk membawa surat hasil tes PCR atau rapid test dengan hasil negatif," katanya.

Selain itu, berdasarkan Perda Provinsi Sumbar Nomor 6 Tahun 2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru Dalam Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019, pengelola objek wisata dan masyarakat harus mematuhi protokol kesehatan dan melaksanakannya dengan baik, seperti menjaga jarak, menggunakan masker. Kemudian tidak melaksanakan pesta, termasuk tidak menggunakan pengeras suara yang menyebabkan orang berkumpul secara massif.

"Kami akan tetap mengantisipasi lonjakan kerumunan warga di momen libur panjang akhir Oktober ini. Salah satunya dengan mengidentifikasi tempat-tempat wisata di seluruh Sumbar dan memaksimalkan protokol kesehatan serta kapasitas tempat wisata," katanya.


Editor : Tomi Wahyudi