Bunga Langka Rhizanthes Ditemukan di Kawasan Danau Maninjau

Antara ยท Minggu, 22 Desember 2019 - 13:00 WIB
Bunga Langka Rhizanthes Ditemukan di Kawasan Danau Maninjau
Kuncup bunga langka Rhizanthes lowii yang ditemukan BKSDA Agam di kawasan Danau Maninjau. (Foto: Antara Foto)

AGAM, iNews.id – Bunga langka jenis Rhizanthes lowii ditemukan di kawasan hutan lindung Danau Maninjau, tepatnya di Kubuak, Nagari Matua, Mudiak, Matur, Agam, Sumatera Barat. Bunga tersebut diketahui memiliki karakteristik sama dengan Rafflesia arnoldii.

Pengendali Ekosistem Hutan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Resor Agam, Ade Putra mengatakan penemuan itu berawal dari penelusuran petugas balai ke kawasan hutan lindung Danau Maninjau. Dia mengatakan penelusuran itu dilakukan setelah mendapat laporan dari warga mengenai adanya bunga Rafflesia arnoldii.

Di tengah perjalanan petugas menemukan puluhan kuncup (knop) Rhizanthes lowii dengan berbagai ukuran di akar tanaman hutan. “Ini adalah penemuan ketiga. Kami juga menemukan Rhizanthes yang sudah lewat masa mekarnya karena kelopak bunga sudah hitam. Selain itu di sekitar lokasi kami juga menemukan bunga bangkai jenis Amorphopallus variabilis, enam vegetatif, dan dua mekar sempurna,” ujarnya, Minggu (22/12/2019).

Dia menjelaskan tumbuhan bunga langka bersifat parasit itu pernah ditemukan di kawasan Kubu, Jorong Panji, Nagari Maninjau, Kecamatan Tanjungraya dan Data Simpang Dingin, Nagari Paninjauan, Kecamatan Tanjungraya. Rhizanthes lowii memiliki kemiripan karakter fisik dengan bunga Rafflesia, yaitu tidak memiliki batang, akar, daun, dan klorofil. Tumbuhan itu tidak dapat melakukan fotosintesis sehingga bergantung kepada tumbuhan inang untuk mendapatkan nutrisi.

Tumbuhan Rhizanthes biasa hidup di daerah dengan ketinggian 500-1300 mdpl. Tumbuhan ini bisa ditemukan di Pulau Sumatera, khususnya Sumatera Barat, tempat tumbuh Rhizanthes deceptor, Rhizanthes lowii, dan Rhizanthes infanticida. Tumbuhan ini semakin sulit ditemukan sejalan dengan makin maraknya kerusakan hutan.


Editor : Rizal Bomantama