get app
inews
Aa Text
Read Next : Geger Sinkhole Berair Biru di Limapuluh Kota, Warga Diminta Tak Percaya Mitos Ini

Fakta Sinkhole Situjuah Terbentuk di Endapan Gunung Api, Ini Penjelasan Badan Geologi

Kamis, 22 Januari 2026 - 16:19:00 WIB
Fakta Sinkhole Situjuah Terbentuk di Endapan Gunung Api, Ini Penjelasan Badan Geologi
Sinkhole Situjuah di Nagari Situjuah Batua, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat, merupakan fenomena pseudokarst langka di material vulkanis. (Foto: Ist)

LIMA PULUH KOTA, iNews.id - Badan Geologi mengungkap hasil peninjauan cepat terkait kemunculan sinkhole di Nagari Situjuah Batua, Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatra Barat (Sumbar). Peninjauan dilakukan selama tiga hari, mulai 9 hingga 11 Januari 2026.

Berdasarkan hasil kajian lapangan dan analisis uji laboratorium, Badan Geologi menyimpulkan fenomena tersebut merupakan pseudokarst atau kars semu. Karena keunikannya, fenomena ini kemudian dinamai Sinkhole Situjuah.

"Sinkhole Situjuah dinilai unik karena terbentuk pada material vulkanis berupa endapan gunung api, bukan pada batu gamping seperti sinkhole pada umumnya. Di lokasi tersebut ditemukan sungai bawah tanah yang membentuk rongga pada material tuf lapili," tulis laporan tersebut dikutip dari laman Badan Geologi, Kamis (22/1/2026).

Mekanisme utama pembentukan sinkhole ini disebabkan oleh erosi buluh atau soil piping. Proses ini mengikis partikel tanah dari bagian dalam secara perlahan hingga membentuk saluran alami di bawah permukaan.

Lubang sinkhole terisi air dan menampakkan warna kebiruan. Fenomena tersebut dalam bentang alam kars dikenal sebagai cenote. Hasil uji laboratorium menunjukkan derajat keasaman air berada pada kondisi agak asam hingga netral.

Badan Geologi menjelaskan, faktor utama penyebab terbentuknya Sinkhole Situjuah berasal dari suplai air yang melimpah, baik dari hujan maupun air tanah. Aliran air tanah yang kuat secara perlahan mengikis tanah dari dalam.

Selain itu, faktor stabilitas tanah juga berperan. Jenis tanah berupa abu vulkanik mudah terkikis air, ditambah adanya jalur retakan di dalam tanah yang mempercepat proses erosi internal. Perubahan tekanan rongga di bawah tanah juga membuat lapisan tanah tidak mampu menahan beban di atasnya.

Secara singkat, mekanisme pembentukan sinkhole dimulai dari keberadaan sungai di atas lapili tuf yang kemudian tertutup endapan vulkanik. Seiring waktu geologi, erosi buluh membentuk rongga dan sungai bawah tanah yang semakin membesar hingga akhirnya menyebabkan amblasnya permukaan tanah.

Editor: Donald Karouw

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut