get app
inews
Aa Text
Read Next : Perkelahian Kelompok Pemuda di Imogiri Gunakan Senjata Tajam, 2 Orang Dilarikan ke RS

Ingin Ubah Nasib, 43 Pemuda Miskin di Pariaman Kerja ke Korsel di Pembuatan Kapal

Selasa, 11 April 2023 - 18:02:00 WIB
Ingin Ubah Nasib, 43 Pemuda Miskin di Pariaman Kerja ke Korsel di Pembuatan Kapal
Wali Kota Pariaman Genius Umar (dua kanan) memberikan arahan kepada pemuda yang akan bekerja di perusahaan produksi kapal di Korsel. (ANTARA/HO-Diskominfo Pariaman)

PADANG, iNews.id - Sebanyak 43 pemuda dari keluarga miskin dikirim Pemerintah Kota Pariaman, Sumatera Barat ke Korea Selatan (Korsel). Mereka akan bekerja di perusahaan pembuatan kapal milik Hyundai.

Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja Pariaman Noviardi mengatakan, puluhan pemuda ini akan bekerja di Korsel setelah mengikuti seleksi yang dilakukan pihak perusahaan. Dari 88 warga Pariaman yang mengikuti seleksi, 43 orang dinyatakan lulus.

"Saat ini mereka mengikuti pelatihan pengelasan di Batam," ujarnya, Selasa (11/4/2023).

Rentang usia yang mengikuti program tersebut mulai dari 22-45 tahun dengan jenjang pendidikan tamatan SMA sederajat dan sarjana. Hal itu sesuai dengan persyaratan dari pihak perusahaan.

"Permintaan perusahaan 100 orang. 43 orang itu kemampuan daerah, jika dana kembali tersedia akan disusul angkatan lainnya," kata Noviardi.

Dia menyampaikan, biaya keberangkatan dan pelatihan pemuda yang dinyatakan lulus tersebut dari APBD, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) serta pertanggungjawaban sosial perusahaan yang ada di Pariaman.

Sementara administrasi keberangkatan puluhan pemuda tersebut ke kementerian terkait diurus pihak perusahaan sehingga warga Pariaman yang akan bekerja di Korsel itu bisa fokus mengikuti pelatihan.

Dia menjelaskan, pengiriman pemuda Pariaman untuk bekerja di Korsel tersebut merupakan upaya pemkot mengentaskan kemiskinan di daerah tersebut. Jika program ini berhasil, tidak menutup kemungkinan pihaknya akan menjalin kerja sama dengan perusahaan lainnya.

"Oleh karena itu, yang berangkat itu bagi yang mau mengubah nasib. Nanti mereka dapat membantu keluarga. Mereka juga diminta membayar zakatnya ke Baznas Pariaman," ujarnya.

Dana yang terkumpul di Baznas Pariaman tersebut tidak saja dapat digunakan untuk membantu warga miskin namun juga membantu angkatan kerja dari ekonomi lemah lainnya untuk mengikuti pelatihan sehingga dapat bekerja di perusahaan dengan gaji besar.

Dia menambahkan, pihaknya memiliki sejumlah upaya menekan angka pengangguran di Pariaman mulai dari mengirim pemuda mengikuti pelatihan kerja serta berupaya mendatangkan investor guna membuka lapangan pekerjaan di daerah tersebut.

Seorang peserta yang mengikuti program tersebut Darwinsyah Putra mengatakan, dia tertarik bekerja di Korsel karena ingin membantu perekonomian keluarga dan mengubah nasib.

"Kasihan Ibu saya, Ayah sudah tidak ada. Untuk menghidupi saya dan saudara kembar saya Ibu harus jualan gorengan setiap hari," ucapnya.

Oleh karena itu, dia akan mengikuti pelatihan sebaik mungkin agar mendapatkan sertifikat profesional sehingga dapat bekerja di perusahaan.

Editor: Donald Karouw

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut