Kucing Emas Langka Terjerat Perangkat Babi di Agam

Wahyu Sikumbang ยท Kamis, 18 Juni 2020 - 09:03:00 WIB
Kucing Emas Langka Terjerat Perangkat Babi di Agam
Kucing emas alias Asian Golden Cat atau Catompuma Temmicki terjerat perangkat babi di hutan Agam, Sumbar (Wahyu Sikumbang/iNews)

AGAM, iNews.id - Seekor satwa langka kucing emas terjerat perang babi hutan. Perangkap itu dipasang di perkebunan warga di kawasan Perbukitan Pauah Kamang, Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar).

Satwa sangat langka ini biasa disebut Asian Golden Cat atau Nama Latin Catompuma Temmicki. Kucing ini diperkirakan telah terjerat selama delapan jam.

Petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Resort Bukittinggi dan Tim dokter hewan dari Kebun Binatang Taman Margasatwa Dan Budaya Kinantan Bukittinggi datang ke lokasi.

“Saat di lokasi, terlihat kaki kiri depan kucing emas jantan ini tergantung oleh jebakan babi,” kata dokter hewan Kebun Binatang Bukittinggi Stefrizal, Kamis (18/6/2020).

Saat ditemukan, kata dia, telapak kaki kucing emas itu telah bengkak dan terluka. Bahkan dikerumuni lalat. Untuk mengevakuasinya, kucing itu harus dilumpuhkan dengan cara dibius.

“Sudah kita bius mau dievakuasi ke kebun binatang Bukittinggi, kita lihat dulu observasi selama sepekan sampai kondisinya pulih, apa kita harus amputasi atau tidak, mudah-mudahan tidak sampai diamputasi,” kata dia.

Kucing emas alias Asian Golden Cat atau Catompuma Temmicki terjerat perangkat babi di hutan Agam, Sumbar (Wahyu Sikumbang/iNews)
Kucing emas alias Asian Golden Cat atau Catompuma Temmicki terjerat perangkat babi di hutan Agam, Sumbar (Wahyu Sikumbang/iNews)

Sementara itu, salah seorang warga setempat bernama Zul mengatakan, perangkat jerat babi yang dipasang berupa jarek palantiag. Jebakan itu dipasang sejak dua hari yang lalu.

“Saya tahu pas melihat perangkap babi ternyata di dalam perangkap itu ada kucing emas, perangkap dipasang sudah dua hari,” kata Zul.

Kepala BKSDA Bukittinggi Vera Chiko mengatakan, satwa sangat langka ini diduga masuk jerat saat hendak minum ke aliran sungai.

“Mungkin hendak minum ke aliran sungai yang berada tak jauh di bawah lokasi jerat babi dipasang,” kata dia.

Setelah dievakuasi, kata Vera, kucing emas ini dibawa ke kebun binatang Bukittinggi untuk diobati. Jika luka pada kaki dan bagian lainnya sembuh maka akan dilepas lagi.

“Kalau sudah sembuh akan dilepas ke habitatnya,” kata dia.


Editor : Nur Ichsan Yuniarto