Maksimalkan Penanganan Corona, Pemkot Padang Bentuk Kongsi Covid-19 di Tingkat RT

hermawan H ยท Rabu, 27 Mei 2020 - 17:31 WIB
Maksimalkan Penanganan Corona, Pemkot Padang Bentuk Kongsi Covid-19 di Tingkat RT
Wali Kota Padang Mahyeldi Ansharullah, Wakil Wali Kota Hendri Septa Beserta Jajaran Forkopimda ( Foto : Humas Padang)

PADANG, iNews.id - Pemerintah Kota Padang (Pemkot) terus berupaya untuk lebih memaksimalkan penanganan dan pengendalian penyebaran virus corona (Covid-19 ) di Kota Padang. Salah satunya dengan membentuk Kongsi Covid-19 di tingkat RT.

"Ada suatu konsep yang akan kita bangun dan perkuat ke depan di samping upaya lainnya. Yaitu membuat Kongsi Covid-19 di tengah masyarakat khususnya di tingkat RT," ujar Wali Kota Mahyeldi di Balai Kota Padang, Rabu (27/5/2020).

Kongsi Covid-19, ini merupakan cara memerankan RT dalam penanganan Covid-19 di Kota Padang, serta mengatasi dampaknya. Baik itu dalam menyosialisasikan bahaya dan penanganan Covid-19, pendataan warga terdampak serta pendistribusian bantuan. Begitu juga mendukung lock down tingkat RT dan berbagai hal lainnya.

Untuk melaksanakannya Pemkot Padang telah berkoordinasi melalui camat dan lurah, dengan adanya Kongsi Covid-19 di tingkat RT, sesuai teknisnya, pemkot akan melibatkan masyarakat melalui dukungan RT dalam menangani pandemi Covid-19 ini.

"Sekarang kita lihat respons warga cukup bervariasi terhadap Covid-19 ini, yang kita prihatinkan seperti adanya yang menjauhi warga yang terkena positif Covid-19,” ujarnya.

Mahyeldi menuturkan, sebanyak 3.000 lebih jumlah RT di Kota Padang, yang terkena positif Covid-19 hanya beberapa RT saja. Tak hanya itu, untuk lebih memaksimalkan penanganan pandemi Covid-19, ke depan Pemkot Padang tengah menyiapkan sebuah Peraturan Daerah (Perda).

Perda tersebut disusun untuk melengkapi pola atau tatanan kehidupan keseimbangan baru (new normal) sesuai pernyataan yang dikeluarkan Presiden Joko Widodo baru-baru ini.

"Maka itulah sekarang kita mempersiapkan perdanya, sekaligus menyiapkan masyarakat serta memikirkan seluruh aspek kehidupan seperti pendidikan, ekonomi dan kebutuhan lainnya,” kata Mahyeldi.


Editor : Tomi Wahyudi